Round-Up

Kematian Akibat Corona Sangat Tinggi, WHO Wanti-wanti

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 19 Sep 2020 23:07 WIB
Korban jiwa karena virus corona terus berjatuhan di Amerika Serikat. Kini jumlah kematian menembus angka 10 ribu jiwa.
Ilustrasi (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkap kematian mingguan global akibat Corona telah mencapai 50.000-an jiwa. WHO pun mewanti-wanti lantaran jumlah kematian minggu ini cenderung sangat tinggi.

Hal itu disampaikan WHO pada Jumat (18/9) waktu setempat seiring mendekatinya angka satu juta kematian. WHO mengatakan bahwa meskipun tingkat kematian dan infeksi global dari virus Corona tidak berubah secara eksponensial, angka di seluruh dunia tersebut menutupi lonjakan di tingkat regional dan lokal yang lebih rendah.

Berdasarkan data yang ada penyakit Corona ini telah menewaskan 947.000 orang sejak awal virus ini muncul Desember 2019 lalu. Kemudian menurut penghitungan dari sumber resmi yang dikumpulkan oleh AFP, sementara lebih dari 30,2 juta kasus infeksi telah tercatat.

"Kami menambahkan sekitar 1,8 hingga dua juta kasus per minggu ke jumlah kasus global, dan rata-rata antara 40.000 hingga 50.000 kematian," kata direktur darurat WHO Michael Ryan pada konferensi pers virtual seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (189/9/2020).

"Untungnya itu tidak meningkat secara eksponensial. Ini adalah angka yang sangat tinggi untuk diselesaikan. Itu bukan tempat yang kami inginkan," imbuhnya.

"Meskipun angka-angka itu datar di tingkat global, itu menutupi fakta bahwa di tingkat regional dan sub-regional di beberapa negara, kami melihat peningkatan yang signifikan dalam kasus-kasus."

Selanjutnya
Halaman
1 2