Rindu Terbang? Qantas Tawarkan Penerbangan Wisata Keliling Australia

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 17 Sep 2020 14:27 WIB
Qantas Boeing 787
Ilustrasi (dok. Qantas)
Sydney -

Maskapai Australia, Qantas Airways, menawarkan penerbangan wisata mengelilingi Australia bagi orang-orang yang rindu terbang di tengah berbagai pembatasan pandemi virus Corona (COVID-19). Penerbangan wisata berkeliling wilayah Australia ini akan memakan waktu tujuh jam.

"Qantas akan mengoperasikan penerbangan wisata khusus di atas wilayah Northern Territory, Queensland, dan New South Wales sebagai tanggapan atas banyak permintaan dari penumpang setia yang merindukan pengalaman terbang dan hanya ingin mengudara," demikian bunyi keterangan pers dari Qantas seperti dilansir CNN, Kamis (17/9/2020).

Juru bicara Qantas menuturkan kepada CNN bahwa penjualan tiket penerbangan wisata itu telah dimulai pada Kamis (17/9) waktu setempat dan terjual habis hanya dalam waktu 10 menit saja.

"Ini mungkin penerbangan dengan penjualan tercepat dalam sejarah Qantas," sebut CEO Qantas, Alan Joyce.

"Orang-orang jelas merindukan bepergian dan pengalaman terbang. Jika ada permintaan, kami tentu akan melakukan lebih banyak penerbangan wisata sementara kita semua menunggu perbatasan dibuka," imbuhnya.

Pesawat Boeing 787 Dreamliner akan terbang rendah ke tujuan populer seperti Uluru, Great Barrier Reef dan Sydney Harbor. "Tidak perlu paspor atau karantina," sebut keterangan pers Qantas.

Penerbangan wisata ini akan lepas landas dari Sydney pada 10 Oktober mendatang dan mengudara ke pantai New South Wales, melintasi perbatasan Queensland untuk selanjutnya terbang di atas Gold Coast, Brisbane dan Sunshine Coast, sebelum melanjutkan terbang ke utara menuju Whitsundays dan Great Barrier Reef. Penerbangan ini juga akan melintasi Uluru dan Kata Tjuta untuk menunjukkan formasi bebatuan merah sebelum kembali ke Sydney.

"Penerbangan wisata khusus ini dirancang untuk memenuhi pengalaman perjalanan yang dirindukan banyak warga Australia selama pandemi COVID. Penumpang setia mengatakan mereka hanya ingin naik pesawat Qantas dan merasakan kegembiraan saat terbang lagi tanpa harus menghadapi pembatasan perbatasan atau karantina," demikian bunyi keterangan pers Qantas.

Menurut seorang juru bicara Qantas, seperti dilansir Reuters, harga tiket penerbangan wisata Qantas ini mencapai AUS$ 787 (Rp 8,5 juta) hingga AUS$ 3.787 (Rp 40,9 juta) tergantung pada kelas tempat duduknya. Terdapat 134 kursi dalam satu penerbangan yang laku dengan cepat.

Selama berbulan-bulan, Australia menutup perbatasannya bagi nyaris semua warga negara asing dan setiap warga negara Australia yang ingin bepergian ke luar negeri membutuhkan visa keluar untuk meninggalkan negaranya.

(nvc/ita)