Taliban dan Afghanistan Mulai Bahas Upaya Perdamaian

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Minggu, 13 Sep 2020 13:07 WIB
Taliban dan Afghanistan mulai bahas upaya perdamaian (AFP Photo)
Foto: Taliban dan Afghanistan mulai bahas upaya perdamaian (AFP Photo)
Jakarta -

Pembicaraan perdamaian antara Taliban dan pemerintah Afghanistan mulai digelar pada hari Minggu (13/9/2020) waktu setempat. Usul gencatan senjata permanen ialah salah satu dari banyak tantangan utama dalam perundingan ini.

Dilansir AFP, Minggu (13/9/2020) sebuah upacara pembukaan yang apik di ibu kota Qatar, Doha, pada hari Sabtu (12/9) menandai proses pembicaraan pemerintah Afghanistan, dan sekutu termasuk AS, yang menyerukan gencatan senjata.

Namun Taliban, yang telah melakukan kampanye gerilya melawan keduanya sejak mereka dipaksa turun dari kekuasaan pada 2001, tidak menyebutkan gencatan senjata saat mereka sampai di meja perundingan.

Kepala proses perdamaian untuk pemerintah Afghanistan menyarankan bahwa Taliban dapat menawarkan gencatan senjata dengan imbalan pembebasan lebih banyak pejuang mereka yang dipenjara.

"Ini bisa jadi salah satu gagasan mereka atau salah satu tuntutan mereka," kata Abdullah Abdullah, ketua Dewan Tinggi Rekonsiliasi Nasional Afghanistan.

Negosiasi akan sulit dan berantakan, para delegasi memperingatkan selama upacara pembukaan, dan akan dimulai bahkan ketika kekerasan mematikan terus mencengkeram Afghanistan.

"Kami pasti akan menghadapi banyak tantangan dalam pembicaraan selama beberapa hari, minggu dan bulan mendatang," kata Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo saat ia menyerukan pihak yang bertikai untuk "memanfaatkan kesempatan ini" untuk berdamai.

Selanjutnya
Halaman
1 2