Dikritik Publik terkait Kasus PRT Indonesia, Bos Bandara Changi Mundur

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 12 Sep 2020 14:22 WIB
(FILES) In this file photo taken on January 10, 2007, the then president and CEO of CapitaLand Liew Mun Leong speaks at the groundbreaking ceremony of the Macau Studio City in Macau. - Liew, the chairman of Singapores airport operator, stepped aside late on September 10, 2020 after he faced a public backlash when a judge cleared an Indonesian maid accused of stealing from his family and criticised the case. (Photo by Mike CLARKE / AFP)
Liew Mun Leong dalam foto tahun 2007 (AFP/MIKE CLARKE)

Hakim setempat menyatakan ada alasan untuk meyakini bahwa penjeratan dakwaan terhadap Parti, bertujuan untuk mencegah langkah tersebut. Hakim juga mempertanyakan kredibilitas putra Liew, Karl, sebagai saksi dalam persidangan. Tidak hanya itu, hakim Pengadilan Tinggi juga mengkritik cara penanganan barang bukti oleh detektif, hingga jaksa dan polisi yang kemudian meluncurkan penyelidikan.

Dalam pernyataannya, Liew menyatakan bahwa: "Anggota keluarga saya dan saya bekerja sama sepenuhnya dengan polisi dan memberikan pernyataan dan bukti saat diperlukan."

Liew menambahkan bahwa dirinya menghormati putusan pengadilan.

Kritikan publik menghujani Liew setelah putusan Pengadilan Banding dijatuhkan, dengan salah satu pengguna Facebook menyebut dirinya 'sangat marah' pada kasus itu. "Bukan hanya mempermalukan dirinya sendiri, dia juga mempermalukan CAG (Changi Airport Group) dan Singapura," kritik pengguna Facebook itu.


(nvc/idh)