Round-Up

Pecah Amarah Publik Pakistan saat Korban Perkosaan Disalahkan

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 11 Sep 2020 20:02 WIB
Poster
Foto: Ilustrasi pemerkosaan (Edi Wahyono)
Islamabad -

Masyarakat Pakistan marah ketika seorang penyidik kepolisian Pakistan menyalahkan seorang wanita korban pemerkosaan. Wanita yang memiliki dua anak itu telah diperkosa di pinggir jalan raya yang dikenal paling aman di Pakistan.

Sebagaimana dilansir Reuters, Jumat (11/9/2020), para penyidik kepolisian menjelaskan bahwa kejadian ini bermula ketika korban meninggalkan rumahnya bersama dua anaknya di Lahore. Saat berkendara, mobilnya mendadak kehabisan bahan bakar pada pukul 01.30 dini hari.

Korban menghubungi seorang kerabatnya dan menghubungi juga saluran bantuan untuk polisi lalu lintas. Namun sebelum mereka tiba, dua pria datang mendekat dan memecahkan kaca jendela mobil milik korban.

Kedua pria itu menyeret korban dan anak-anaknya ke sebuah lapangan di pinggir jalan raya. Korban diperkosa secara bergiliran di lokasi tersebut.

Juru bicara pemerintah Provinsi Punjab, Musarrat Cheema, menyatakan 12 tersangka telah ditangkap terkait pemerkosaan itu.

Perdana Menteri (PM) Pakistan, Imran Khan, dalam pernyataannya via Twitter menyebut dirinya mengikuti perkembangan kasus ini secara saksama dan telah meminta para penyidik untuk 'menangkap dan menghukum mereka yang terlibat dalam insiden itu sesegera mungkin'. Dia juga menyatakan bahwa pemerintahannya akan mencari cara untuk memperkuat aturan hukum di tengah meningkatnya kasus-kasus pemerkosaan.

Selanjutnya
Halaman
1 2