Corona Meningkat, Myanmar Setop Seluruh Penerbangan Domestik

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 11 Sep 2020 15:13 WIB
Ilustrasi (REUTERS/Eric Gaillard)
Ilustrasi (REUTERS/Eric Gaillard)
Naypyitaw -

Otoritas Myanmar memberlakukan kembali langkah tegas untuk mengendalikan penyebaran virus Corona (COVID-19) setelah melaporkan kenaikan kasus beberapa waktu terakhir. Otoritas setempat menghentikan sementara seluruh penerbangan domestik dan melarang perjalanan keluar dari Yangon, kota terbesar di Myanmar.

Seperti dilansir Associated Press, Jumat (11/9/2020), kedua langkah tegas itu diberlakukan mulai Jumat (11/9) waktu setempat hingga 1 Oktober mendatang.

Peningkatan kasus Corona dimulai pada Agustus lalu, di wilayah Rakhine bagian barat dan menyebar luas ke wilayah lainnya. Myanmar sebelumnya tampak telah terhindar dari pandemi Corona yang merajalela secara global.

Otoritas kesehatan setempat telah memerintahkan lockdown sebagian di sedikitnya 29 wilayah dari total 44 wilayah yang ada di Yangon. Pembatas jalan dipasang di sebagian kota Yangon mulai Jumat (11/9) waktu setempat, dengan beberapa ruas jalan kecil ditutup sedangkan ruas jalan besar tetap dibuka. Sebagai pusat komersial Myanmar, kota Yangon diketahui menjadi pusat transportasi dan titik transit.

"Beberapa orang mungkin berpikir bahwa aturan dan regulasi ini terlalu membatasi," ucap pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi, dalam pernyataannya.

"Namun, jika kita semua mematuhi pembatasan ini dengan ketat selama dua atau tiga pekan, kita bisa sampai pada situasi saat penyakit ini akan bisa dikendalikan," imbuhnya.

Kementerian Kesehatan Myanmar, pada Jumat (11/9) waktu setempat, melaporkan 115 kasus baru Corona. Dengan tambahan itu, total 2.265 kasus Corona kini terkonfirmasi di wilayah Myanmar, dengan 14 kematian.

Selanjutnya
Halaman
1 2