Jepang Sumbang Rp 14,8 M untuk Lawan Corona, Indonesia Juga Dapat

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Jumat, 11 Sep 2020 11:34 WIB
Warga Jepang memperingati 75 tahun bom atom Hiroshima. Dalam peringatan itu, warga tampak pakai masker dan jaga jarak untuk cegah penyebaran virus Corona.
Foto: Corona di Jepang (Getty Images/Carl Court)
Tokyo -

Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi berjanji untuk mencairkan US$ 1 juta (Rp 14,8 miliar) sebagai upaya membantu negara-negara lain melawan virus Corona. Dana bantuan ini diperuntukkan dalam upaya ASEAN melawan pandemi melalui pengadaan pasokan medis dan pengembangan vaksin.

Seperti dilansir Kyodo, Kamis (10/9/2020) dalam pertemuan virtual dengan mitra dari 10 negara anggota ASEAN, China dan Korea Selatan, Motegi mengatakan Jepang akan memberikan negara-negara Asia Tenggara peralatan perawatan kesehatan dan memperpanjang pinjaman yen darurat untuk membantu pemulihan ekonomi pasca pandemi.

China dan Korea Selatan juga telah berjanji untuk memberikan kontribusi kepada dana tersebut, yang saat ini berjumlah US$ 2,3 juta, dengan jumlah yang diperkirakan akan meningkat, kata seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Jepang.

Motegi berjanji untuk bekerja menuju pembentukan pusat ASEAN untuk penyakit yang muncul dan keadaan darurat kesehatan masyarakat, yang bertujuan untuk membantu melindungi orang-orang dari ancaman pandemi dalam jangka panjang, kata kementerian itu.

Entitas tersebut, yang akan didanai oleh Tokyo, pertama kali diusulkan oleh Perdana Menteri Shinzo Abe pada pertemuan puncak virtual ASEAN plus China, Korea Selatan dan Jepang pada bulan April.

Dalam pembicaraan terpisah dengan para menteri luar negeri ASEAN, Motegi mengatakan dia berbagi "keprihatinan" Tokyo dengan ASEAN tentang klaim teritorial tegas China di Laut China Timur dan Selatan.

"Saya ingin mempromosikan kerja sama dengan negara-negara ASEAN, yang berbagi banyak poin dari visi (kami) Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka," kata Motegi kepada wartawan di Tokyo setelah pertemuan.

Tonton video 'Gegara COVID-19, Indonesia 'Ditakuti' Negara Lain':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2