Filipina Tunda Pembebasan Awal Marinir AS yang Bunuh Transgender

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Kamis, 03 Sep 2020 17:13 WIB
Pembebasan marinir AS atas pembunuhan seorang perempuan transgender ditunda (AFP Photo)
Foto: Pembebasan marinir AS atas pembunuhan seorang perempuan transgender ditunda (AFP Photo)

"Jangan lepaskan dia dulu. Keputusannya belum final dan executory," kata Roque.

Hukuman Pemberton berada di bawah Perjanjian Pasukan Tamu Filipina dan Amerika Serikat (VFA), yang mencakup pertanggungjawaban hukum atas pasukan AS yang ikut serta dalam operasi militer di negara Asia Tenggara tersebut.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte telah menjauh dari AS, untuk mengejar kerja sama ekonomi yang lebih besar dengan China sejak mengambil alih kekuasaan pada 2016. Pada Februari, dia memberi tahu Washington bahwa Filipina akan menghentikan VFA karena dugaan campur tangan AS dalam perang melawan narkoba.

Namun Manila kemudian menunda pencabutan itu, dengan alasan "perkembangan politik dan lainnya di kawasan".

Halaman

(rdp/nvc)