Round-Up

Misteri Dugaan Perempuan Indonesia Pelaku Bom Bunuh Diri di Filipina

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 26 Agu 2020 20:41 WIB
EDS NOTE: GRAPHIC CONTENT - Soldiers retrieve bodies at a site of an explosion in the town of Jolo, Sulu province, southern Philippines, Monday Aug. 24, 2020. Bombs exploded in a southern Philippine town Monday, killing several soldiers and wounding other military personnel and civilians despite extra tight security due to threats from Abu Sayyaf militants. (AP Photo/Nickee Butlangan)
Foto: Sittuasi pasca bom bunuh diri oleh perempuan di Jolo, Filipina Selatan (AP Photo/NICKEE BUTLANGAN)
Jakarta -

Perwira tinggi di angkatan bersenjata Filipina, Letnan Jenderal Cirilito Sobejana, mengatakan pelaku bom bunuh diri Jolo, Filipina Selatan yang menewaskan setidaknya 14 orang adalah seorang perempuan berkewarganegaraan Indonesia. Perempuan itu disebut istri dari pelaku bom bunuh diri di luar kam militer di kota Indanan, Sulu, pada 2019.

"Salah satu pelakunya kemungkinan adalah istri dari pengebom bunuh diri pertama Filipina, yang meledakkan diri di luar kam militer di kota Indanan, Sulu, pada 2019," kata Cirilito Sobejana kepada kanal berita ABS-CBN, dilansir BBC pada Rabu (26/8/2020).

Sobejana mengatakan penyelidik sudah mengumpulkan jasad pelaku bom bunuh diri Jolo untuk dilakukan tes forensik dan pemeriksaan lebih lanjut. Hingga kini identitas perempuan pelaku bom bunuh diri itu masih misterius.

Saat otoritas Filipina menuding perempuan WNI berada di balik serangan bom, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI langsung berkoordinasi untuk memperoleh informasi benar-tidaknya tudingan tersebut.

"Yang dilakukan adalah meminta informasi ke otoritas setempat, pertama apakah ada WNI yang menjadi korban dari ledakan dan kedua kebenaran dari berita yang beredar tersebut," ujar jubir Kemlu, Teuku Faizasyah, lewat pesan singkat, Selasa (25/8).

Ia meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi. Teuku mengimbau warga agar merujuk pada pengumuman resmi.

"Sejauh ini masih spekulatif berita-berita yang beredar. Sebaiknya kita merujuk pada pengumuman resmi pemerintah Filipina," kata Teuku.

Baca juga: Siapa Perempuan Indonesia yang Jadi Pelaku Bom Bunuh Diri di Filipina?

Teuku menyampaikan belum ada informasi mengenai keterlibatan WNI dalam aksi bom bunuh diri tersebut.

"Sejauh ini belum ada informasi resmi mengenai hal ini," tutur Teuku.

Diketahui telah terjadi dua bom di Jolo, Filipina Selatan pada Senin (24/8). Ledakan terjadi sekitar pukul 11.45 waktu setempat.

Seorang wanita asal Indonesia diduga berada di balik itu. Wanita WNI itu disebut sebagai janda dari seorang pria Filipina yang lebih dulu jadi pengantin bom.

Media di Filipina menyebut nama laki-laki yang menjadi pengebom bunuh diri pertama di negara tersebut sebagai Norman Lasuca.

Dilansir ABS-CBN News dan Associated Press kemarin, hal tersebut diungkapkan oleh seorang pejabat militer Filipina. Identitas wanita WNI yang dimaksud tidak disebutkan lebih lanjut.

Militer Filipina Desak Pemberlakuan UU Darurat Militer Usai Ledakan Ganda di JoloMiliter Filipina Desak Pemberlakuan UU Darurat Militer Usai Ledakan Ganda di Jolo Foto: DW (News)
(aud/aud)