Menhan Filipina Tuduh China Rekayasa Klaim Atas Laut China Selatan

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 24 Agu 2020 16:51 WIB
Laut China Selatan: Aksi China memburu sumber daya melanggar hukum, kata Menlu AS
Ilustrasi (BBC World)

China mengklaim sebagian besar perairan Laut China Selatan, dengan seringkali menggunakan klaim 'sembilan garis putus-putus' untuk membenarkan hak historis mereka atas jalur perairan strategis yang juga diklaim oleh Filipina, Malaysia, Vietnam, Taiwan dan Brunei. Otoritas China menolak putusan Mahkamah Arbitrase tahun 2016 yang didukung Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang menetapkan bahwa klaim China tidak memiliki dasar hukum.

Secara terpisah, Harry Roque yang merupakan juru bicara Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, berupaya meredakan kritikan Lorenzana yang disampaikan saat Filipina tengah berusaha mengamankan vaksin virus Corona (COVID-19) dari China.

"Diplomat-diplomat kita secara rutin melayangkan protes seperti itu jika kita meyakini kedaulatan kita dilanggar. Tapi itu tidak akan mempengaruhi hubungan baik secara keseluruhan antara negara kita dan China," tegas Roque.

Halaman

(nvc/ita)