Perancis Hadapi Kemunculan Kasus Baru Corona Tertinggi Sejak Mei

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Kamis, 13 Agu 2020 02:29 WIB
Positive blood test result for the new rapidly spreading Coronavirus, originating in Wuhan, China
Ilustrasi virus Corona (Foto: iStock)
Paris -

Lebih dari 2.500 kasus baru virus Corona (COVID-19) terkonfirmasi di Perancis dalam 24 jam terakhir. Data pemerintah menunjukkan angka itu merupakan peningkatan paling tajam kasus Corona di Perancis sejak Mei 2020.

Dilansir dari AFP, Rabu (12/8/2020), para pejabat setempat mengatakan indikator 'jelas memburuk'. Divisi Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Perancis menyebutkan dari 600.000 tes yang dilakukan selama seminggu terakhir, ditemukan lebih dari 11.600 kasus positif.

Positivity rate mingguan meningkat dari 1,6 pada minggu lalu menjadi 2,2. Kemenkes menegaskan soal 'peningkatan sirkulasi virus'.

"Indikator yang digunakan untuk melacak epidemi di wilayah Perancis jelas memburuk dalam beberapa hari terakhir," kata Divisi Kesehatan Masyarakat Kemenkes.

Agustus menjadi bulan saat banyak orang Perancis mengambil libur musim panas. Pernyataan itu menyebutkan pemerintah terus berusaha mengatasi wabah ini.

"Sangat penting bahwa kami terus berusaha untuk menghindari epidemi yang muncul lagi, secara individu dan kolektif, di mana pun, setiap waktu," ujarnya.

Pejabat kesehatan mengidentifikasi 18 kelompok virus baru dalam 24 jam terakhir, sehingga totalnya menjadi 896 secara nasional. Namun, jumlah pasien dalam perawatan intensif turun menjadi 379, relatif stabil sejak akhir Juli.

Hampir 30.400 orang telah meninggal dunia akibat virus Corona di Perancis sejak epidemi dimulai. Jumlah itu menjadikan Perancis sebagai negara dengan angka kematian akibat Corona tertinggi ketiga di Eropa, setelah Inggris dan Italia.

(azr/azr)


Debat Capres AS