Kebakaran Hutan Melanda California, 1.300 Pemadam Dikerahkan

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 03 Agu 2020 14:35 WIB
Firefighters work against the Apple Fire near Banning, Calif., Sunday, Aug. 2, 2020. (AP Photo/Ringo H.W. Chiu)
Petugas pemadam berjuang memadamkan kebakaran hutan di California (AP Photo/Ringo H.W. Chiu)
California -

Kebakaran hutan kembali melanda wilayah California bagian selatan di Amerika Serikat (AS). Lebih dari 1.300 petugas pemadam sedang berjuang untuk memadamkan kebakaran yang masih tak terkendali hingga Minggu (2/8) waktu setempat.

Seperti dilansir AFP, Senin (3/8/2020), kebakaran hutan yang disebut 'Apple Fire' ini mengancam ribuan orang dan rumah yang ada di Los Angeles bagian timur.

Kebakaran hutan ini dilaporkan pertama muncul pada Jumat (31/7) lalu di dekat kota San Bernardino, California. Api masih terus berkobar hingga Minggu (2/8) waktu setempat dan tercatat telah menghanguskan lahan seluas lebih dari 8 ribu hektare.

Kepulan asap kebakaran dilaporkan terlihat dari kejauhan. Situasinya sangat berasap sehingga otoritas setempat merilis peringatan kualitas udara pada Sabtu (1/8) malam waktu setempat.

Sedikitnya 2.600 rumah dan nyaris 7.800 orang terpaksa dievakuasi ke lokasi yang lebih aman. Otoritas setempat menyatakan belum tahu pasti kapan orang-orang itu akan diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing.

Lebih dari 1.360 petugas pemadam kebakaran dikerahkan, dengan didukung helikopter, pesawat pemadam dan truk pemadam kebakaran. Hingga Minggu (2/8) malam waktu setempat, para petugas pemadam baru berhasil memadamkan 5 persen kebakaran.

Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa. Satu-satunya kerusakan sejauh ini adalah dua gedung dan satu rumah warga setempat.

Dituturkan otoritas setempat bahwa tepian api membakar area perbukitan yang sulit dijangkau. Kepala dinas pemadam kebakaran Riverside County, Fernando Herrera, menyebut bahwa vegetasi yang lebat membantu mengobarkan kebakaran dan kondisi cuaca yang panas dan kering membantu api tetap berkobar.

Otoritas setempat melontarkan dugaan bahwa kemunculan api mungkin tindakan disengaja dan penyelidikan atas penyebab kebakaran hutan masih berlangsung.

(nvc/ita)