Menkes Chihuahua Meksiko Meninggal Usai 2 Pekan Terinfeksi Corona

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 27 Jul 2020 10:47 WIB
Positive blood test result for the new rapidly spreading Coronavirus, originating in Wuhan, China
Ilustrasi (iStock)
Mexico City -

Seorang Menteri Kesehatan (Menkes) untuk negara bagian Chihuahua di Meksiko meninggal dunia usai terinfeksi virus Corona (COVID-19). Sang menteri meninggal setelah nyaris dua minggu dirawat di rumah sakit.

Seperti dilansir Reuters, Senin (27/7/2020), Dr Jesus Grajeda yang menjabat Menkes negara bagian Chihuahua ini diketahui menjalani perawatan medis di rumah sakit setempat setelah dinyatakan positif virus Corona beberapa waktu lalu.

Kabar meninggalnya Grajeda diumumkan oleh Gubernur Chihuahua, Javier Corral, pada Minggu (26/7) waktu setempat. Disebutkan Corral bahwa Grajeda meninggal dunia setelah mengalami gagal jantung.

"Saya kehabisan kata-kata untuk mengungkapkan perasaan saya pada momen ini, kecuali kesedihan yang mendalam," ucap Corral dalam pernyataan tertulis via akun Facebook-nya.

Sejauh ini, menurut data penghitungan terbaru Johns Hopkins University (JHU), Meksiko mengonfirmasi lebih dari 390 ribu kasus Corona, dengan 43.680 kematian.

Meksiko tercatat sebagai negara keempat di dunia dengan total kematian akibat Corona tertinggi di dunia, setelah Amerika Serikat (AS), Brasil dan Inggris. Kawasan Amerika Latin kini menjadi wilayah yang paling terdampak pandemi Corona di dunia.

Tonton video 'Sumbang 74% Corona, Jokowi Minta Penanganan 8 Provinsi Ini Diprioritaskan':

[Gambas:Video 20detik]



(nvc/dnu)