Helikopter Militer Israel Gempur Suriah, 2 Orang Terluka

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 25 Jul 2020 12:01 WIB
A military helicopter prepares to attack the Maute group stronghold in Marawi City, southern Philippines May 30, 2017. REUTERS/Erik De Castro
ilustrasi (Foto: REUTERS/Erik De Castro)
Jakarta -

Helikopter militer Israel menyerang target-target militer di Suriah selatan pada hari Jumat (24/7) waktu setempat, sebagai pembalasan atas tembakan "amunisi" sebelumnya ke arah Israel dari dalam wilayah Suriah. Insiden ini pun makin meningkatkan ketegangan antara musuh bebuyutan tersebut.

"Helikopter penyerang Israel menggempur target-target militer di Suriah selatan milik Angkatan Bersenjata Suriah (SAF). Sejumlah target diserang, termasuk pos-pos pengamatan SAF dan sistem pengumpulan intelijen yang terletak di pangkalan-pangkalan SAF," demikian pernyataan militer Israel seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (25/7/2020).

Kantor berita pemerintah Suriah, SANA melaporkan bahwa rudal-rudal Israel mengenai tiga sasaran, menyebabkan orang "terluka ringan" ketika serangan itu memicu kebakaran hutan.

Israel mengatakan serangan itu sebagai respons terhadap "amunisi ... yang ditembakkan dari Suriah" menuju Dataran Tinggi Golan, yang telah diduduki Israel sejak Perang Enam Hari 1967.

Sebelumnya, Israel mengatakan "ledakan-ledakan" di sepanjang perbatasan telah merusak sebuah kendaraan dan sebuah bangunan sipil di sisi pagar keamanan yang dikontrol Israel.

Israel tidak menyalahkan pasukan Suriah atas tembakan amunisi itu, tetapi mengatakan pihaknya menganggap pemerintah Damaskus bertanggung jawab atas insiden tersebut.

(ita/ita)