Round-Up

Horor Mayat Pasien Corona di Jalan: Dulu Ekuador Kini Bolivia

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 22 Jul 2020 21:32 WIB
Horor! Begitulah yang terjadi di Ekuador. Mayat hingga peti jenazah bergeletakan di jalanan saat pandemi Corona (Covid -19). Begini penampakannya.
Mayat Terbungkus Plastik dan Peti Jenazah Bergeletakan di Ekuador (Foto: Getty Images)

Guayaquil adalah kota terbesar di Ekuador dengan kematian tertinggi di Amerika Latin. Presiden Ekuador, Lenn Moreno, membentuk tim gabungan untuk membantu pemulasaraan jenazah.

Jumat (3/4), dilansir AFP, 150 jasad dari jalan-jalan dan rumah-rumah warga diangkut. Nampaknya kedukaan ini belum akan segera berakhir. Pemerintah Ekuador mengingatkan bahwa hingga 3.500 orang bisa meninggal karena wabah ini dalam beberapa bulan mendatang. Karena kondisinya separah ini, pemerintah sampai memohon maaf ke rakyat.

"Kami mengakui kesalahan dan meminta maaf kepada mereka yang harus menunggu berhari-hari agar orang-orang terkasih mereka (yang meninggal) dibawa," kata Juru bicara pemerintah pemerintah, Jorge Wated.

Tak cukup jubir yang meminta maaf, Wakil Presiden Ekuador Otto Sonnenholzner juga meminta maaf. "Kami telah melihat gambar yang seharusnya tidak pernah terjadi dan sebagai pelayan publik, saya minta maaf," kata Sonnenholzer dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh media lokal pada Sabtu (4/4), dilansir AFP.

Tradisi di kota ini, jenazah dimakamkan bersama peti, bukan dikremasi. Masalahnya, kota ini kehabisan peti. Otoritas kota pelabuhan tersebut mengatakan bahwa mereka telah menerima donasi 1.000 peti mati dari bahan kardus dari produsen lokal, dan mengantarkannya untuk digunakan di dua areal pemakaman setempat.

Kini, horor mayat-mayat pasien Corona tergeletak di jalan juga terjadi di Bolivia. Seperti dilansir AFP, Rabu (22/7/2020), Kepala Kepolisian Nasional Bolivia, Coronel Ivan Rojas, menuturkan bahwa 191 mayat ditemukan area metropolitan Cochabamba antara 15-20 Juli, sedangkan 141 mayat lainnya ditemukan di wilayah kota La Paz.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3