Naik Kapal, 500 Migran Tiba di Italia dalam Dua Hari Terakhir

Isal Mawardi - detikNews
Sabtu, 11 Jul 2020 04:24 WIB
A Bolivian migrant pases a box milk while others in line up for a free lunch at a camp outside the Bolivian consulate to demand repatriation, amid the spread of the new coronavirus and lack of work in Santiago, Chile, June, Tuesday, 2, 2020. Citizens of Peru, Bolivia, Venezuela and Colombia living in Chile are camping in front of their respective consulates to demand that they help them to return home. (AP Photo/Esteban Felix)
Ilustrasi migran (Foto: AP/Esteban Felix)
Roma -

500 migran tiba di Pulau Lampedusa, Italia, dalam dua hari terakhir. Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menyebut para migran itu menyeberang ke Italia melalui jalur laut.

Dilansir AFP, 9 kapal yang membawa 116 orang tiba pada Kamis (9/7) dari Tunisia. Lalu, 9 kapal yang mengangkut 434 orang tiba keesokan harinya (10/7). Jika dirinci, 7 kapal dari Tunisia dan 2 kapal dari Libya.

Sebagian besar migran berasal dari Tunisia dan Bangladesh. Organisasi Internasional untuk Migran menyebut kedatangan migran ke Italia meningkat dibanding tahun lalu.

"Kedatangan meningkat dibandingkan tahun lalu, tetapi masih rendah dibandingkan dengan dua tahun lalu, belum lagi tiga atau empat tahun lalu," kata juru bicara Organisasi Internasional untuk Migran, Flavio Di Giacomo, Sabtu (11/7/2020).

Giacomo melaporkan banyak kapal-kapal kecil yang berdatangan ke Italia. Ia tak dapat memastikan berapa banyak migran yang berada di dalam kapal-kapal itu.

"Selalu ada kedatangan (migran) dari Tunisia. Kadang-kadang ada banyak, kadang lebih sedikit, dan kehadiran orang Bangladesh di pendaratan dari Libya bukanlah hal yang baru," kata Di Giacomo.

Dari data yang dirangkum AFP, sebanyak 8.000 orang tiba di Italia via jalur laut tahun ini. Angka ini jauh lebih tinggi di banding dengan jumlah migran yang tiba pada tahun lalu, yakni 3.000 dan jauh lebih sedikit dibanding pada tahun 2018 yakni 17.000 migran.

(isa/isa)