Selain Presiden Brasil, Ini Daftar Pemimpin Negara yang Terinfeksi Corona

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Rabu, 08 Jul 2020 09:49 WIB
Brazils President Jair Bolsonaro arrives for a flag raising ceremony outside Alvorada palace, the presidential residence in Brasilia, Brazil, Tuesday, May 12, 2020. The morning ceremony flew Brazils flag at half mast to mourn those who have died from the new coronavirus. (AP Photo/Eraldo Peres)
Foto: Presiden Brasil Jair Bolsonaro (AP Photo/Eraldo Peres)
Brasilia -

Virus Corona (COVID-19) tak pernah pandang bulu untuk menjangkiti siapa saja. Bahkan, para pemimpin negara pun sudah ada yang terinfeksi Corona.

Sebagaimana diketahui, hingga Rabu (8/7/2020) berdasarkan data Worldometers, kasus Corona dunia telah mencapai 11.949.280. Corona pun bisa menginfeksi siapa saja tanpa melihat status sosial atau usia.

Para pemimpin negara juga bisa terinfeksi Corona. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson sempat terinfeksi virus Corona ini. Sedangkan yang terbaru, Presiden Brasil Jair Bolsonaro dinyatakan positif terjangkit Corona.

Usai mendengar berita soal Bolsonaro, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun mengingatkan masyarakat dunia bahwa tak ada orang yang aman dari Corona.

"Tidak ada negara yang kebal dan tidak ada negara yang aman dan tidak ada individu yang bisa aman," tegas Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus seperti dilansir AFP dan Associated Press, Rabu (8/7/2020).

Berikut ini daftar para pemimpin dunia yang terinfeksi virus Corona:

1. PM Inggris Boris Johnson

PM Inggris Boris Johnson mengakui terinfeksi Corona pada 27 Maret 2020. Namun, saat itu ia hanya memiliki gejala ringan.

Kendati demikian, seperti dilansir dari BBC, PM Johnson sempat masuk Unit Perawatan Intensif (ICU).

Dia dibawa ke rumah sakit sebagai tindakan pencegahan pada 5 April untuk tes lebih lanjut. Kendati demikian, dalam waktu 24 jam, dia dipindahkan ke ruang perawatan intensif.

Singkat cerita, pada 27 April, PM Johnson tampil memberikan pernyataan di luar kantornya, Downing Street, London. Dia sembuh dan mengakui bahwa dirinya sebenarnya sudah siap jika pada saat itu hal yang tak diinginkan terjadi pada dirinya.

Tonton video 'Presiden Brasil Positif Covid-19, WHO: Lekas Sembuh':

2. Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez

Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez mengakui dirinya dan istrinya telah dinyatakan positif terinfeksi virus Corona.

Seperti dilansir AFP, Rabu (17/6/2020) Hernandez mengakui hal ini pada hari Selasa (16/6) waktu setempat. Dia mengaku tidak nyaman sebelum dinyatakan positif Corona.

"Selama akhir pekan saya mulai merasa tidak nyaman dan hari ini saya telah didiagnosis terinfeksi COVID-19," kata Juan Orlando Hernandez dalam konferensi persnya.

Sejak dimulainya pandemi Corona pada pertengahan Maret, Hernandez telah berada di garis depan strategi untuk memerangi dan mengendalikan penyebaran virus Corona. Sampai saat ini, Hernandez masih dirawat.

3. Presiden Brasil Jair Bolsonaro

Presiden Brazil Jair Bolsonaro menyatakan diri positif virus Corona (COVID-19). Namun, dia menyatakan tidak mengalami gejala-gejala berat.

Dilansir AFP, Selasa (7/7/2020), Bolsonaro mengumumkan diri telah dites Corona dan hasilnya positif. Namun, dia mengaku merasa 'sangat sehat' dan hanya memiliki gejala ringan.

Sebelumnya, Jair Bolsonaro, yang telah lama meremehkan risiko yang yang ditimbulkan oleh virus Corona, mengatakan bahwa dirinya telah dites setelah menunjukkan gejala-gejala termasuk demam.

Bolsonaro mengatakan kepada CNN Brazil seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (7/7/2020), bahwa ia menjalani rontgen paru-paru di rumah sakit militer sebagai tindakan pencegahan, dan bahwa hasil tes virus Corona akan keluar pada hari Selasa (7/7) waktu setempat.

Sejak awal wabah virus Corona, Bolsonaro telah meminimalkan risiko dari apa yang awalnya ia sebut "flu kecil" dan melanggar aturan jarak sosial dan langkah-langkah pembatasan, seperti mengenakan masker di depan umum.

Selain para pemimpin negara tersebut, juga sempat ada tokoh dunia yang terinfeksi Corona. Salah satunya adalah Pewaris takhta Kerajaan Inggris, Pangeran Charles, yang dinyatakan positif Corona pada 25 Maret 2020. Namun, sepekan kemudian ia dinyatakan sembuh setelah menjalani isolasi.

Ada pula pejabat negara yang terkena Corona, seperti Penasihat Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran, Hossein Sheikholeslam. Namun nyawanya tak tertolong, dia meninggal dunia karena terinfeksi virus Corona pada 5 Maret 2020 lalu.

(rdp/nvc)