Round-Up

Kontroversi Bolsonaro Tolak Masker: Lawan Pengadilan-Hapus Pasal di UU

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 05 Jul 2020 07:54 WIB
Presiden Brasil Jair Bolsonaro ikut turun ke jalan dan berbicara di hadapan para pendukungnya. Dia menyapa pendukungnya dengan tidak memakai masker.
Foto: Momen Presiden Brasil Jair Bolsonaro tidak memakai masker saat Corona (Getty Images/Andressa Anholete)
Brasilia -

Presiden Brasil Jair Bolsonaro tetap konsisten menolak aturan pemakaian masker di tengah pandemi Corona. Bolsonaro pun menghapus salah satu pasal dalam Undang-undang terkait aturan ini.

Sebagaimana diketahui, seorang hakim federal di Brasil, Hakim Renato Borelli memerintahkan Bolsonaro untuk berhenti mengabaikan dekrit wajib memakai masker yang berlaku di Brasilia. Jika Bolsonaro terus melanggar dekrit itu, maka dia harus menghadapi hukuman denda 2 ribu Real (Rp 5,4 juta).

"Presiden memiliki kewajiban konstitusional untuk mematuhi aturan hukum yang berlaku di negara ini, juga untuk memajukan kesejahteraan rakyat secara umum, yang berarti mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi hak-hak warga negara atas kesehatan," tegas hakim Borelli dalam putusannya seperti yang dilansir AFP, Rabu (24/6/2020).

Putusan yang dijatuhkan pada Senin (22/6) waktu setempat ini juga berlaku untuk anggota kabinet dan staf pemerintahan Bolsonaro.

Putusan ini merupakan kelanjutan dari gugatan hukum seorang pengacara setempat yang menyebut Bolsonaro harus ditindak tegas atas 'perilakunya yang tidak bertanggung jawab'.

Bolsonaro pun melawan perintah ini. Presiden yang kerap disamakan dengan Donald Trump ini mengajukan banding atas putusan pengadilan yang mengharuskan dirinya mengenakan masker di depan umum selama pandemi virus Corona. Bolsonaro menyebut perintah itu 'tidak perlu.

Dilansir dari AFP, Sabtu (27/6/2020), Kantor Jaksa Agung Brasil yang mewakili pemerintah dalam masalah hukum mengatakan putusan itu berlebihan. Pasalnya, masker sendiri sudah diwajibkan di Brasilia.

"Campur tangan dari pengadilan ini tidak perlu," kata juru bicara Kantor Jaksa Agung.

Kontroversi yang terbaru, Bolsonaro menghapus salah satu pasal dalam UU yang mewajibkan pemakaian masker wajah di tempat-tempat umum itu. Padahal, UU ini diberlakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Tonton video 'Corona 'Membuas', Presiden Brasil Diminta Mundur':

Selanjutnya
Halaman
1 2