Round-Up

Cerita di Balik Batu Permata Langka yang Bikin Penambang Kaya Raya

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 25 Jun 2020 22:22 WIB
Jadi miliarder dalam semalam, penambang Tanzania temukan salah satu batu terlangka di dunia
Foto: Batu langka Tanzanite (BBC Magazine)
Jakarta -

Seorang penambang skala kecil di Tanzania mendadak kaya raya usai menjual dua batu langka Tanzanite. Batu permata ini adalah batu yang sangat langka.

Saniniu Laizer memperoleh Pound 2,4 juta (sekitar 42 miliar) dari kementerian pertambangan negara itu untuk dua batu berharga, yang memiliki berat gabungan 15 kg itu. Batu yang ditemukan oleh Laizer ini adalah yang terbesar yang pernah ditemukan.

Seperti dilansir BBC, Kamis (25/6) ini adalah salah satu batu permata paling langka di Bumi, dan seorang ahli geologi setempat memperkirakan pasokannya mungkin habis dalam 20 tahun ke depan.

Nilainya ditentukan oleh kelangkaan - semakin halus warna atau kejernihannya, semakin tinggi harganya.

Laizer menambang batu, dengan berat 9,2kg dan 5,8kg, minggu lalu, tetapi dia menjualnya pada hari Rabu lalu pada acara perdagangan di wilayah utara Manyara.

Sebelumnya, Tanzanite terbesar yang ditambang seberat 3,3 kg. Presiden John Magufuli menelepon untuk memberi selamat kepada Laizer atas penemuannya.

"Ini adalah keuntungan penambang skala kecil dan ini membuktikan bahwa Tanzania kaya," kata presiden.

Magufuli berkuasa pada tahun 2015 dan berjanji untuk melindungi kepentingan bangsa di sektor pertambangan dan meningkatkan pendapatan pemerintah dari sektor itu.

Laizer, 52, yang memiliki empat istri, mengatakan akan memotong salah satu sapinya untuk merayakannya.

Dia juga berencana untuk berinvestasi di komunitasnya di distrik Simanjiro di Manyara.

"Saya ingin membangun pusat perbelanjaan dan sekolah. Saya ingin membangun sekolah ini di dekat rumah saya. Ada banyak orang miskin di sini yang tidak mampu membawa anak-anak mereka ke sekolah."

"Saya tidak berpendidikan tetapi saya suka hal-hal berjalan secara profesional. Jadi saya ingin anak-anak saya menjalankan bisnis secara profesional."

Dia mengatakan rezeki itu tidak akan mengubah gaya hidupnya, dan bahwa dia berencana untuk terus mengurus 2.000 sapinya.

Selanjutnya
Halaman
1 2