Bocah 15 Tahun Bernama Emon Ditangkap karena Mengkritik PM Bangladesh

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Kamis, 25 Jun 2020 17:16 WIB
Pemilu berdarah di Bangladesh: PM Sheikh Hasina menang lagi, oposisi minta pemilu ulang
Foto: Bocah 15 tahun ditangkap karena mengkritik PM Bangladesh, Sheikh Hasina (BBC World)
Dhaka -

Seorang bocah laki-laki berusia 15 tahun telah menjadi korban terbaru undang-undang internet Bangladesh yang kontroversial. Dia ditangkap karena mengkritik Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina di media sosial.

Seperti dilansir AFP, Kamis (25/6/2020) kelompok-kelompok HAM mengatakan UU itu digunakan untuk membungkam perbedaan pendapat, dengan ratusan orang telah didakwa sejak 2018 atas kejahatan internet, termasuk mencoreng citra Hasina dan tokoh politik senior lainnya.

Polisi di Bhaluka mengatakan pada hari Rabu (24/6) bahwa mereka menangkap Mohammad Emon (15) pada akhir pekan setelah seorang pejabat lokal dari partai yang berkuasa mengklaim remaja itu telah "menjelek-jelekkan ... pemimpin kita yang seperti ibu kita".

Di Facebook, remaja itu menulis bahwa dari 100 taka (US$ 1,20) yang dibayarkan dalam pajak ponsel baru, "25 hingga 35 taka harus diberikan kepada Sheikh Hasina sebagai tunjangan janda karena suaminya sudah tiada".

Suami Hasina meninggal pada tahun 2009.

TofayelAhammed, anggota dewan lokal yang melaporkan Emon, menyebut pernyataan agresif remaja itu telah membuat penduduk setempat marah. Dia juga menyebut bahwa orang tua Emon mendukung oposisi utama Partai Nasionalis Bangladesh.

Selanjutnya
Halaman
1 2