Bocah 15 Tahun Bernama Emon Ditangkap karena Mengkritik PM Bangladesh

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Kamis, 25 Jun 2020 17:16 WIB
Pemilu berdarah di Bangladesh: PM Sheikh Hasina menang lagi, oposisi minta pemilu ulang
Foto: Bocah 15 tahun ditangkap karena mengkritik PM Bangladesh, Sheikh Hasina (BBC World)

Kepala polisi setempat, Main Uddin mengatakan Emon kemudian menghapus unggahan Facebook yang kontroversial itu dan menulis postingan berisi permintaan maaf.

Namun, bocah itu dikirim ke pusat reformasi di mana ia akan menghabiskan waktu untuk "menyadari kesalahannya dan memperbaiki karakternya", kata Uddin.

Kelompok HAM, Amnesty International mengatakan penangkapan itu "menyoroti bahaya Undang-Undang Keamanan Digital". Amnesty menyebut UU itu sebagai "senjata untuk menghukum perbedaan pendapat yang sah" dan melanggar kebebasan berekspresi.

"Pihak berwenang semakin menargetkan siapa saja yang memberikan kritik terhadap pemerintah atau partai yang berkuasa," kata juru kampanye Amnesty Saad Hammadi.

Dalam beberapa minggu terakhir, UU keamanan digital juga telah digunakan untuk menangkap sejumlah orang karena menyebarkan desas-desus palsu di internet tentang virus Corona.

Dalam sepekan terakhir saja, seorang profesor universitas dan seorang dosen ditangkap karena diduga mengolok-olok kematian mantan menteri kesehatan dari partai berkuasa, akibat virus Corona.


(rdp/ita)