Bubarkan Parlemen, Singapura Segera Gelar Pemilu di Tengah Pandemi Corona

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 23 Jun 2020 16:48 WIB
Bank Sentral: Singapura Hadapi Resesi Ekonomi Lebih Parah Dari Perkiraan Semula
Foto: DW (News)
Singapura -

Presiden Singapura Halimah Yacob membubarkan Parlemen pada hari Selasa (23/) ini, membuka jalan untuk pemilihan umum (pemilu) yang telah dinanti-nantikan, yang akan berlangsung pada fase kedua pembukaan kembali Singapura setelah pembatasan-pembatasan untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Surat perintah pemilu, yang menentukan tanggal pemilihan, diperkirakan akan dikeluarkan segera. Kantor Perdana Menteri Singapura menyatakan, Hari Nominasi akan digelar pada 30 Juni.

Dalam pidato yang disiarkan televisi nasional seperti dilansir Straits Times, Selasa (23/6/2020), Perdana Menteri Lee Hsien Loong mengatakan dia telah memutuskan untuk meminta digelarnya pemilu, di saat situasi pandemi COVID-19 relatif stabil.

Lee mengatakan, setelah pemilu, pemerintah baru dapat fokus pada agenda nasional - yang meliputi penanganan pandemi Corona, ekonomi dan pekerjaan - dan keputusan-keputusan sulit yang harus dibuat dan dijalankan.

Alternatifnya adalah menunggu pandemi berakhir, ujar Lee, seraya menekankan bahwa tidak ada jaminan bahwa wabah akan berakhir sebelum masa pemerintahan berakhir April mendatang, dengan virus diperkirakan akan bertahan selama setidaknya satu tahun - kemungkinan besar lebih lama - sampai vaksin tersedia.

Lee mengatakan bahwa pemilu kali ini akan berbeda yang sudah-sudah di Singapura, bukan hanya karena pengaturan khusus terkait pandemi Corona, tetapi juga gawatnya situasi dan masalah-masalah yang dipertaruhkan.

PM Lee mengatakan bahwa pemilu ini akan menentukan masa depan Singapura.

"Pemerintah yang Anda pilih akan memiliki keputusan penting untuk dibuat," kata Lee.

"Keputusan ini akan berdampak pada kehidupan dan mata pencaharian Anda, dan membentuk Singapura untuk bertahun-tahun yang akan datang, jauh melampaui masa lima tahun pemerintahan berikutnya," imbuhnya.

Tonton juga video 'Singapura Mulai Longgarkan Lockdown':

(ita/ita)