Wartawannya Diinjak Polisi AS Saat Liput Demo George Floyd, Rusia Marah

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Rabu, 03 Jun 2020 13:14 WIB
Sebuah truk tangki menerobos kerumunan pengunjuk rasa yang memprotes kematian George Floyd di Minneapolis. Saat ini pengemudi truk telah diamankan polisi.
Foto: AP Photo
Moskow -

Wartawan asal Rusia mengalami tindak kekerasan di Amerika Serikat (AS) saat meliput aksi demo atas kematian George Floyd. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Rusia menuntut agar AS "mengambil tindakan segera" untuk menghentikan kekerasan polisi terhadap wartawan.

"Kami marah atas kekerasan yang sedang berlangsung yang digunakan oleh penegak hukum Amerika terhadap media internasional yang meliput protes di AS, termasuk Rusia," kata Kemenlu Rusia dalam pernyataannya seperti yang dilansir AFP, Rabu (3/6/2020).

"Kami menuntut agar otoritas AS mengambil langkah-langkah mendesak untuk mencegah wartawan menjadi sasaran impunitas polisi," tambahnya.

Kemenlu Rusia mengatakan bahwa seorang produser yang bekerja untuk media pemerintah Sputnik, Nicole Roussell, terluka saat meliput aksi demonstrasi George Floyd di Washington DC. Polisi AS menembakkan peluru karet dan sebuah granat untuk membubarkan aksi protes di sana.

Trump 'Disemprot' Gegara Foto di Gereja Pegang Alkitab:

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2