Malaysia Catat 172 Kasus Baru Corona, Kebanyakan dari Imigran Ilegal

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 26 Mei 2020 09:04 WIB
Malaysia menjadi salah satu negara asia yang dinilai berhasil melawan pandemi COVID-19. Lebih dari setengah kasus positif di sana telah dinyatakan sembuh.
Ilustrasi (AP/Vincent Thian)
Kuala Lumpur -

Otoritas Malaysia melaporkan 172 kasus baru virus Corona (COVID-19), dengan sebagian besar kasus muncul dari para imigran ilegal yang ditangkap dan kini ditahan di rumah-rumah tahanan. Total kasus virus Corona di Malaysia kini melampaui 7.400 kasus.

Seperti dilansir Channel News Asia, Selasa (26/5/2020), Direktur Jenderal Kesehatan pada Kementerian Kesehatan Malaysia, Dr Noor Hisham Abdullah, mengumumkan bahwa dengan adanya 172 tambahan kasus, maka kini total 7.417 kasus virus Corona terkonfirmasi di Malaysia.

Disebutkan Dr Noor Hisham bahwa lima kasus baru merupakan kasus impor atau penularan di luar negeri, sedangkan 167 kasus lainnya merupakan penularan lokal. Dari 172 kasus baru, sebagian besar merupakan warga negara asing (WNA) yang ditangkap karena menjadi imigran ilegal di Malaysia.

"(Dari penularan lokal) Sebanyak 159 kasus adalah warga negara asing, termasuk 112 kasus yang terdeteksi di tiga Depot Tahanan Imigrasi, dan hanya delapan orang merupakan warga negara Malaysia," sebut Dr Noor Hisham.

Puluhan imigran ilegal yang ditahan di Malaysia terinfeksi virus Corona dalam beberapa hari terakhir, sehingga memicu pemerintah meluncurkan program tes massal di fasilitas-fasilitas tahanan imigrasi. Dalam pernyataannya, Dr Noor Hisham memastikan bahwa situasi di tiga pusat tahanan imigrasi, yakni di Sepang, Bukit Jalil dan Semenyih, bisa dikendalikan.

"Berbagai aktivitas pencegahan dan pengendalian telah dilakukan, sebagai contohnya adalah disinfeksi, pendidikan kesehatan seperti kebersihan pribadi, mencuci tangan dengan air dan sabun secara rutin juga menekankan social distancing," ujarnya.

Laporan media lokal Malaysia, The Star, menyebut saat ini ada total 227 kasus positif virus Corona berasal dari tiga pusat tahanan imigrasi itu. Sebagian besar kasus muncul dari warga negara Bangladesh dengan 53 kasus. Di bawah Bangladesh ada warga India dengan 41 kasus dan warga negara Indonesia (WNI) dengan 38 kasus. Sisanya berasal dari warga Myanmar, Pakistan, China, Kamboja, Nepal, Sri Lanka, Filipina, Libya, Mesir dan Suriah.

Tidak ada tambahan kematian dalam sehari terakhir. Total kematian akibat virus Corona di Malaysia kini mencapai 115 orang. Dr Noor Hisham menyebut angka kematian akibat virus Corona di negara ini mencapai 1,61 persen.

Diumumkan juga bahwa 34 pasien dipulangkan dari rumah sakit dalam 24 jam terakhir, setelah dinyatakan sembuh dari virus Corona. Dengan demikian, total 5.979 pasien virus Corona di Malaysia sudah dinyatakan sembuh. Ini berarti angka kesembuhan di Malaysia kini mencapai 80.6 persen dari total kasus positif.

(nvc/ita)