Malaysia Catat Nyaris 7 Ribu Kasus Corona, 48 Persen Terkait Tablig Akbar

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 20 Mei 2020 10:11 WIB
Salat Jumat masih diselenggarakan di berbagai masjid di Malaysia. Meski begitu ada penyesuaian yang dilakukan diantaranya persingkat khotbah dan memakai masker.
Ilustrasi (AP Photo/Vincent Thian)
Kuala Lumpur -

Otoritas Malaysia mendapati 972 kasus positif virus Corona (COVID-19) di wilayahnya beberapa waktu terakhir, masih berkaitan dengan cluster tablig akbar di Sri Petaling pada Februari dan Maret lalu. Secara total, lebih dari 3.300 kasus virus Corona di Malaysia dilaporkan terkait cluster tablig akbar itu.

Seperti dilansir media lokal Malaysia, The Star, Rabu (20/5/2020), Direktur Jenderal Kesehatan pada Kementerian Kesehatan Malaysia, Dr Noor Hisham Abdullah, dalam pernyataan terbaru mengumumkan bahwa total kasus positif Corona yang terkait cluster tablig akbar itu mencapai 3.347 kasus.

Total kasus virus Corona di Malaysia hingga Selasa (19/5) waktu setempat mencapai 6.978 kasus.

Dengan angka tersebut, Dr Noor Hisham menyatakan bahwa jumlah kasus terkait cluster tablig akbar mencapai 48 persen dari total kasus positif di Malaysia.

Lebih lanjut, disebutkan bahwa otoritas Malaysia mengambil total 40.613 sampel dari individu-individu terkait cluster dan sub-cluster tablig akbar. Sekitar 8,24 persen dari sampel itu dinyatakan positif virus Corona usai menjalani pemeriksaan.

Namun dari total kasus positif terkait cluster tablig akbar, sekitar 87,09 persen atau sebanyak 2.915 pasien telah dinyatakan sembuh. Sekitar 399 pasien lainnya atau sebesar 11,92 persen masih dinyatakan sebagai kasus aktif.

Sementara itu, jumlah kematian terkait cluster tablig akbar mencapai 33 orang. Sejauh ini, total kematian akibat virus Corona di Malaysia mencapai 114 orang.

Melihat kembali kerumunan jemaah Ijtima Dunia di Gowa pada Maret 2020:

[Gambas:Video 20detik]



(nvc/ita)