Sehari Nyaris 2.000 Pasien Corona Meninggal di AS, Trump Salahkan WHO

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 08 Apr 2020 09:27 WIB
Amerika Serikat (AS) melaporkan lebih dari 800 kematian dalam sehari akibat covid-19. New York jadi kota dengan jumlah penderita corona paling banyak.
Foto: AP/John Minchillo
Washingto -

Nyaris 2 ribu orang yang terinfeksi virus Corona telah meninggal di Amerika Serikat dalam waktu 24 jam terakhir.

Menurut data penghitungan yang dilakukan Johns Hopkins University, hingga Selasa (7/4) malam waktu setempat, sebanyak 1.939 orang meninggal karena COVID-19.

Dengan angka terbaru itu, seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (8/4/2020), maka sejauh ini jumlah kematian COVID-19 di AS mencapai 12.722 kematian. Angka ini mendekati Italia yang mencatat jumlah kematian tertinggi di dunia, dengan 17.127 korban jiwa dan Spanyol dengan 13.798 korban jiwa.

Presiden AS Donald Trump membela responsnya atas krisis ini. Dia menyalahkan Organisasi Kesehetan Dunia (WHO) karena bertindak lamban.

Trump mempertanyakan mengapa WHO telah memberikan "rekomendasi yang salah" terkait wabah virus Corona.

Lonjakan Kematian di AS Akibat Corona Nyaris 2.000:

Selanjutnya
Halaman
1 2