International Updates

PM Inggris Dilarikan ke RS, Dokter Liga Prancis Bunuh Diri karena Corona

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 06 Apr 2020 17:20 WIB
Wabah virus corona di Prancis mulai mengkhawatirkan. Otoritas setempat melaporkan 900 kasus baru hanya dala waktu 24 jam.
Foto: Getty Images/Veronique de Viguerie
Jakarta -

Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris Johnson, dibawa ke rumah sakit pada Minggu (5/4) waktu setempat, atau 10 hari setelah dia dinyatakan positif virus Corona (COVID-19). PM Johnson dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lanjutan sebagai langkah pencegahan.

Seperti dilansir AFP, Senin (6/4/2020), PM Johnson (55) mengumumkan dirinya mengalami gejala-gejala ringan virus Corona pada 27 Maret lalu dan telah menjalani isolasi mandiri (self-isolation) di kediamannya di Downing Street selama tujuh hari.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Senin (6/4/2020):

- Banyak yang Meninggal karena Virus Corona, Kota Ini Kehabisan Peti Mati

Meningkatnya jumlah kematian terkait virus corona di Guayaquil, Ekuador telah menyebabkan kota itu kehabisan peti mati. Warga setempat pun terpaksa menggunakan peti dari bahan kardus.

Otoritas kota pelabuhan tersebut mengatakan bahwa mereka telah menerima donasi 1.000 peti mati dari bahan kardus dari produsen lokal, dan mengantarkannya untuk digunakan di dua areal pemakaman setempat.

"Ini agar mereka bisa memenuhi permintaan," ujar juru bicara balai kota seperti dikutip kantor berita AFP, Senin (6/4/2020).

"Tidak ada peti mati di kota atau itu sangat mahal," imbuhnya.

- 10 Hari Terinfeksi Virus Corona, PM Inggris Dibawa ke Rumah Sakit

Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris Johnson, dibawa ke rumah sakit pada Minggu (5/4) waktu setempat, atau 10 hari setelah dia dinyatakan positif virus Corona (COVID-19). PM Johnson dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lanjutan sebagai langkah pencegahan.

Seperti dilansir AFP, Senin (6/4/2020), PM Johnson (55) mengumumkan dirinya mengalami gejala-gejala ringan virus Corona pada 27 Maret lalu dan telah menjalani isolasi mandiri (self-isolation) di kediamannya di Downing Street selama tujuh hari.

Dia dijadwalkan untuk kembali bekerja seperti biasa pada Jumat (3/4) lalu setelah sepekan pemulihan dan bekerja dari rumah. Namun akhirnya menyatakan akan tetap berada di rumah karena masih memiliki suhu tubuh tinggi -- salah satu gejala virus Corona.

- Seekor Harimau di Kebun Binatang New York Positif Virus Corona

Seekor harimau di kebun binatang Bronx, New York, Amerika Serikat (AS), dinyatakan positif virus Corona (COVID-19). Diyakini bahwa harimau ini tertular dari salah satu pawangnya yang terinfeksi virus Corona tanpa menunjukkan gejala (asymptomatic) apapun.

Seperti dilansir AFP, Senin (6/4/2020), seekor harimau Malaya betina yang berusia 4 tahun dan bernama Nadia ini mengalami batuk-batuk kering dan diperkirakan akan pulih segera. Seekor harimau betina lain bernama Azul dan dua harimau Amur serta tiga singa Afrika juga mengalami gejala yang sama.

Selanjutnya
Halaman
1 2