Warga Australia di Bali Diimbau Pulang Sekarang Sebelum Terlambat

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 03 Apr 2020 16:56 WIB
Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Ilustrasi (Fauzan Kamil/detikcom)
Denpasar -

Konsulat Jenderal Australia di Bali merilis imbauan untuk seluruh warga Australia yang masih berada di Bali saat pandemi virus Corona (COVID-19) merajalela. Seluruh warga Australia di Bali diimbau untuk segera pulang sebelum terlambat dan terjebak di Pulau Dewata selama berbulan-bulan.

Imbauan itu disampaikan via sebuah video yang diposting di akun Facebook resmi milik Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia, Jumat (3/4/2020). Postingan video itu bertuliskan 'pesan dari para petugas konsuler dan Konsul Jenderal Australia di Bali' di bagian atasnya.

"Untuk seluruh warga Australia yang masih ada di Bali, tolong pertimbangkan pulang sekarang. Penerbangan pulang ke Australia cepat habis, dan Qantas, Jetstar, Virgin dan Air Asia semuanya telah menghentikan layanan mereka untuk setidaknya beberapa bulan," demikian bunyi imbauan dari salah satu petugas konsuler dalam video itu.

"Ini berarti, semakin lama Anda pergi, semakin kecil kemungkinan Anda untuk pulang, Anda berpotensi terjebak di Bali selama berbulan-bulan. Pikirkan keluarga dan teman-teman Anda, jika mereka khawatir dan ingin Anda kembali. Dan jika alasan ini cukup, Anda harus terbang pulang ke Australia sekarang," imbau petugas lainnya.

Setiap warga Australia di Bali diminta untuk memikirkan soal layanan kesehatan di Bali dan diimbau untuk tidak meremehkan virus Corona.

"Anda mungkin tidak punya masalah kesehatan sekarang, dan berpikir bahwa COVID-19 tidak akan mengenai Anda karena Anda bugar dan muda. Rumah-rumah sakit di sini di bawah tekanan dan akan lebih tertekan lagi jika COVID semakin buruk. Mereka mungkin tidak akan mampu membantu Anda, masalah kesehatan yang biasanya dapat ditangani dengan mudah, sekarang bisa membahayakan nyawa," ujar seorang petugas konsuler Australia lainnya dalam video.

Selanjutnya
Halaman
1 2