Pandemi Virus Corona, Turki Kirim Bantuan Medis ke Italia dan Spanyol

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 01 Apr 2020 16:25 WIB
Employees of the Fatih Municipality wearing protective suits disinfect the Hagia Sophia to prevent the spread of the COVID-19, caused by the novel coronavirus, in Istanbul, on March 13, 2020. - Turkey announced on March 11, 2020 its first coronavirus case, a man who had recently travelled to Europe and is in good health. Turkey has announced several measures in recent weeks to try and stop the virus reaching the country, including thermal cameras at airports, cancelling flights to affected countries and closing its border with Iran. (Photo by Yasin AKGUL / AFP)
Ilustrasi -- Petugas dengan pakaian pelindung sedang menyemprotkan disinfektan di dalam Hagia Sophia untuk mencegah penyebaran virus Corona (AFP/YASIN AKGUL)
Ankara -

Otoritas Turki mengirimkan bantuan medis, termasuk masker, ke Italia dan Spanyol sebagai bagian dari upaya memerangi pandemi virus Corona (COVID-19). Kedua negara itu menjadi negara Eropa yang terdampak virus Corona paling parah.

"Pasokan medis yang dipersiapkan untuk memerangi COVID-19 bersama, dan dengan harapan untuk melihat hari-hari yang lebih cerah, telah dikirim dan sedang dalam perjalanan ke Spanyol dan Italia (dengan pesawat militer)," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Turki, seperti dilansir AFP, Rabu (1/4/2020).

Sebuah video yang menunjukkan pesawat kargo militer jenis A-400 M milik Turki saat lepas landas disertakan dalam pernyataan kementerian via Twitter.

Kementerian Pertahanan Turki memposting informasi soal pengiriman bantuan medis ini dalam bahasa Inggris, Turki, Spanyol dan Italia.

Pasokan medis yang dikirimkan ke Italia dan Spanyol itu juga terdiri atas masker, pakaian pelindung dan cairan antibakteri yang diproduksi oleh pabrik serta fasilitas jahit milik Kementerian Pertahanan.

Lebih lanjut, disebutkan Kementerian Pertahanan Turki bahwa pasokan medis ini dikirimkan ke Italia dan Spanyol 'atas instruksi Presiden' Recep Tayyip Erdogan.

Sejauh ini, menurut data penghitungan AFP, virus Corona telah menewaskan lebih dari 30 ribu orang di kawasan Eropa. Lebih dari tiga perempat korban meninggal ada di Italia dan Spanyol. Jumlah korban meninggal terbanyak ada di Italia dengan 12.248 orang meninggal, kemudian diikuti Spanyol dengan 8.189 orang meninggal dan Prancis dengan 3.523 orang meninggal.

Sementara Turki sendiri melaporkan 13.531 kasus virus Corona, dengan 214 orang meninggal dunia.

(nvc/ita)