Spanyol Laporkan Lonjakan 9.222 Kasus Virus Corona dalam 24 Jam

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 31 Mar 2020 18:13 WIB
A man wearing a face mask walks in downtown Madrid, in Spain, Wednesday, March 18, 2020. Spain will mobilize 200 billion euros or the equivalent to one fifth of the countrys annual output in loans, credit guarantees and subsidies for workers and vulnerable citizens, Prime Minister Pedro Sánchez announced Tuesday. For most people, the new coronavirus causes only mild or moderate symptoms. For some, it can cause more severe illness, especially in older adults and people with existing health problems. (AP Photo/Manu Fernandez)
Ilustrasi -- Petugas dengan pakaian pelindung saat membersihkan kereta bawah tanah di Spanyol dengan disinfektan di tengah pandemi virus Corona (AP Photo)
Madrid -

Otoritas Spanyol melaporkan adanya lonjakan 9.222 kasus virus Corona (COVID-19) dalam 24 jam. Jumlah total kasus virus Corona di negara ini melampaui 94 ribu kasus.

Seperti dilansir AFP, Selasa (31/3/2020), otoritas Spanyol kembali memperbarui data mereka untuk jumlah total kasus dan jumlah korban meninggal akibat virus Corona di wilayahnya.

Diumumkan pada Selasa (31/3) waktu setempat bahwa sedikitnya 849 orang meninggal dalam sehari akibat virus Corona. Jumlah ini mencetak rekor terbaru untuk kematian tertinggi dalam sehari di Spanyol.

Secara total, dikonfirmasi 8.189 orang meninggal dunia akibat virus Corona di negara tersebut.

Angka tersebut menjadikan Spanyol sebagai negara kedua dengan jumlah korban meninggal terbanyak, setelah Italia yang sejauh ini melaporkan lebih dari 11 ribu orang meninggal dunia.

Laporan terbaru otoritas Spanyol menyebut adanya tambahan 9.222 kasus baru dalam 24 jam tersebut. Dengan demikian, jumlah total kasus virus Corona di wilayah Spanyol kini mencapai 94.417 kasus.

Dengan angka ini, Spanyol menjadi negara ketiga dengan kasus virus Corona terbanyak di dunia, setelah Amerika Serikat (lebih dari 164 ribu kasus) dan Italia (lebih dari 101 ribu kasus).

(nvc/fjp)