Polisi Turki Tangkap 4 Orang karena Berpesta di Tengah Wabah Corona

Matius Alfons - detikNews
Selasa, 31 Mar 2020 02:40 WIB
Ilustrasi istilah-istilah terkait virus Corona, apakah semua paham? (Danu Damarjati/detikcom)
Foto: Ilustrasi istilah-istilah terkait virus Corona, apakah semua paham? (Danu Damarjati/detikcom)
Istanbul -

Kepolisian Turki menangkap empat orang termasuk penyelenggara dan seorang disc jockey (DJ) lantaran menyelenggarakan pesta saat wabah Corona. Beberapa tamu bahkan datang dengan berpakaian seperti dokter.

Sepeti dilansir AFP, Selasa (31/3/2020), pesta ini diselenggarakan di sebuah villa di Buyukcekmece, Turki, pada Sabtu malam lalu. Pesta ini disebarkan di sosial media dan mendapatkan banyak kritik karena mengabaikan perintah sosial distancing.

"Orang-orang bodoh ini menyelenggarakan pesta di suatu tempat di Istanbul, mereka ini yang membuat virus ini sulit untuk berhenti menyebar," kata seseorang pengguna twitter seperti dilaporkan polisi Turki.

Kementerian dalam negeri Turki telah menutup bar dan klub malam sebagai bagian dari upaya untuk menahan pandemi COVID-19. Pihak kepolisian Turki kemudian melihat postingan tersebut dan menangkap 11 orang termasuk penyelenggara pesta dan DJ.

"Keempat orang diantaranya ditangkap dengan tuduhan melanggar aturan atas penyakit menular," ucap salah satu sumber di kantor gubernur Istanbul.

Sementara itu, salah satu penyelenggara pesta yang tertangkap, MS mengaku menyesal mengadakan pesta saat wabah Corona. Menurutnya saat itu ada 80 tamu yang hadir di pesta tersebut.

"Saya menyesal mengadakan pesta seperti itu pada saat corona Virus," ujar MS saat memberi testimoni kepada polisi.

Seperti diketahui Turki sejauh ini secara resmi mencatat 10.827 kasus virus corona baru sementara 168 orang telah meninggal.

Pihak berwenang telah mengambil serangkaian langkah untuk mencoba memperlambat penyebaran virus, dari menangguhkan penerbangan internasional hingga menutup sekolah.

Presiden Recep Tayyip Erdogan meminta warga Turki untuk tinggal di rumah dan menyesuaikan diri dengan kondisi "karantina sukarela".

(maa/maa)