Jumlah Korban Meninggal Akibat Corona di Italia Lampaui China

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 20 Mar 2020 08:14 WIB
Italia jadi salah satu negara dengan jumlah kasus COVID-19 yang cukup tinggi di luar China. Petugas medis di negara itu bahu membahu rawat pasien virus corona.
Petugas medis yang merawat pasien virus Corona di Italia (AP Photo)

Kasus-kasus baru virus Corona dinilai belum mencapai puncaknya meskipun pemerintah Italia telah mengerahkan upaya-upaya terbaik. Opsi memperpanjang masa pemberlakuan lockdown nasional pun tengah menjadi pertimbangan pemerintah.

"Gunakan akal sehat Anda dan bertindaklah dengan sangat hati-hati. Kita tidak meremehkan apapun dan selalu bertindak berdasarkan skenario terburuk," ucap Perdana Menteri (PM) Italia, Giuseppe Conte, kepada warganya.

Diketahui bahwa lockdown nasional akan berakhir pada Rabu (25/3) pekan depan. Conte bersikeras bahwa perpanjangan penerapan langkah-langkah tegas, termasuk menutup seluruh toko kecuali apotek dan toko bahan makanan, tidak bisa dihindari.

"Seluruh langkah yang telah kita ambil, baik yang menutup banyak bisnis di negara ini dan yang membatasi pergerakan orang-orang, hanya bisa diperpanjang," tegasnya.

"Saat ini, tidak ada pembatasan lain yang dipertimbangkan. Tapi jika larangan-larangan yang diberlakukan tidak dihormati, kita harus bertindak," tandas Conte.

Sejauh ini, jumlah total kasus virus Corona di wilayah Italia dilaporkan mencapai 41.035 kasus. Jumlah itu mencapai separuh dari jumlah total kasus virus Corona di China daratan yang kini mencapai 80.928 kasus.

Halaman

(nvc/dkp)