22 Orang Meninggal Akibat Corona, Iran Tangkap 24 Penyebar Rumor Online

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 27 Feb 2020 17:21 WIB
People wear masks to help guard against the Coronavirus in downtown Tehran, Iran, Sunday, Feb. 23, 2020. On Sunday Irans health ministry raised the death toll from the new virus to 8 people in the country, amid concerns that clusters there, as well as in Italy and South Korea, could signal a serious new stage in its global spread. (AP Photo/Ebrahim Noroozi)
Warga Iran memakai masker saat beraktivitas di tempat umum di tengah wabah virus corona (AP Photo/Ebrahim Noroozi)
Teheran -

Wabah virus corona terus mengganas. Jumlah kasus virus corona di wilayah Iran kini bertambah menjadi 141 kasus. Kepolisian siber Iran menangkap 24 orang yang dituduh menyebar rumor secara online soal virus corona.

Seperti dilansir AFP dan Associated Press, Kamis (27/2/2020), Iran menjadi negara yang terdampak virus corona paling parah di kawasan Timur Tengah. Kantor berita IRNA melaporkan 22 orang meninggal hingga Kamis (27/2) waktu setempat.

Otoritas Iran tengah berjuang mengendalikan penyebaran wabah virus corona yang banyak muncul di Qom, sebuah wilayah pusat studi Islam yang menarik banyak peziarah.

Sekolah-sekolah, universitas dan pusat-pusat budaya setempat diliburkan sementara. Acara-acara olahraga dibatalkan. Tim petugas kebersihan dikerahkan untuk menyemprotkan disinfektan ke bus-bus umum, rangkaian kereta api dan tempat-tempat umum.

Para pakar kesehatan internasional telah menyampaikan kekhawatiran soal cara Iran menangani wabah ini. Kekhawatiran itu memuncak pada Selasa (25/2) waktu setempat, ketika kepala satuan tugas dalam memerangi virus corona, Wakil Menteri Kesehatan Iran, Iraj Harirchi, mengakui dirinya telah terinfeksi virus corona.

Namun juru bicara Kementerian Kesehatan Iran, Kianoush Jahanpour, menyebut situasi akan 'membaik'.

Vahid Majid selaku Kepala Unit Kepolisian Siber Iran, yang baru saja dibentuk, mengumumkan penangkapan 24 orang yang dituduh menyebarkan rumor-rumor secara online soal penyebaran virus corona. Mereka yang ditangkap telah diserahkan kepada otoritas kehakiman Iran.

Disebutkan juga oleh Majid, seperti dilansir kantor berita ISNA, bahwa 118 pengguna internet lainnya sempat ditahan secara singkat dan mendapatkan peringatan.

Tonton juga Ujian Akhir Kuliah di Korsel Ditunda Gegara Virus Corona :

Selanjutnya
Halaman
1 2