Hong Kong Laporkan Kematian Kedua Akibat Virus Corona

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 19 Feb 2020 11:41 WIB
Otoritas Hong Kong evakuasi penghuni apartemen di pinggiran kota itu. Evakuasi dilakukan usai ada penghuni apartemen yang alami gejala terinfeksi virus corona.
Ilustrasi -- Otoritas Hong Kong sempat mengevakuasi penghuni apartemen di pinggiran kota tersebut terkait virus corona (AP Photo/Kin Cheung)
Hong Kong -

Otoritas Hong Kong melaporkan kematian kedua akibat virus corona di wilayahnya. Pasien yang merupakan pria lanjut usia (lansia) ini meninggal dunia pada Rabu (19/2) pagi waktu setempat.

Seperti dilansir Channel News Asia, Rabu (19/2/2020), meninggalnya satu pasien virus corona di Hong Kong ini dikonfirmasi oleh seorang juru bicara Rumah Sakit Princess Margaret. Disebutkan juru bicara rumah sakit itu bahwa seorang pasien pria berusia 70 tahun meninggal dunia akibat virus corona.

Pasien yang tidak disebut namanya ini, telah menderita penyakit lain saat terinfeksi virus corona. Menurut juru bicara itu, kondisi pasien ini memburuk sebelum dia meninggal dunia di rumah sakit pada Rabu (19/2) pagi waktu setempat.

Otoritas Hong Kong menyebut pasien ini dibawa ke rumah sakit sejak 12 Februari lalu, setelah dia terjatuh di rumahnya. Pasien ini menderita demam dan hasil pemeriksaannya menyatakan dia positif virus corona.

Kematian pasien berusia 70 tahun ini merupakan kematian kedua akibat virus corona di wilayah Hong Kong dan kematian keenam di luar wilayah China daratan.

Kematian pertama merupakan seorang pria berusia 39 tahun yang baru saja bepergian ke Wuhan, Provinsi Hubei, China yang menjadi pusat wabah virus corona. Pria itu juga diketahui menderita diabetes saat terinfeksi virus corona. Kondisinya sempat stabil sebelum tiba-tiba memburuk dan meninggal dunia pada 4 Februari lalu.

Otoritas Hong Kong sejauh ini mengonfirmasi 62 kasus virus corona di wilayahnya, dengan dua orang meninggal dunia. Secara global, sudah 2.009 orang meninggal dunia akibat wabah virus corona. Enam orang di antaranya meninggal di luar wilayah China daratan, termasuk dua orang yang meninggal di Hong Kong.

(nvc/ita)