AS Akan Evakuasi Warganya dari Kapal Pesiar yang Dikarantina Jepang

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 15 Feb 2020 15:45 WIB
Jumlah orang yang positif virus corona di kapal pesiar Diamond Princess di Jepang bertambah jadi 218 orang. Sebelumnya diketahui ada 175 orang positif virus itu
Sebagian besar penumpang dan awak masih dikarantina di dalam kapal pesiar Diamond Princess setelah 218 orang dinyatakan positif (AP Photo/Jae C. Hong)

Disebutkan juga oleh Kedubes AS bahwa setiap warga yang bersedia dipulangkan dari Jepang, masih harus menjalani masa karantina lanjutan selama 14 hari setibanya di wilayah AS. "Kami memahami ini membuat frustrasi dan perlu penyesuaian, tapi langkah-langkah ini konsisten dengan kebijakan penuh kehati-hatian yang telah kami lakukan demi membatasi potensi penyebaran penyakit ini," sebut Kedubes AS dalam email itu.

Menurut email Kedubes AS itu, warga AS yang ingin dievakuasi akan dibawa dengan beberapa bus dari pelabuhan Yokohama ke sebuah bandara yang tidak disebutkan namanya, untuk selanjutnya diterbangkan ke AS. Pesawat charter itu akan mendarat di California dan Texas, yang telah menjadi lokasi karantina sejumlah warga AS lainnya yang dievakuasi dari China.

"Para penumpang akan diperiksa untuk gejala-gejala dan kami bekerja bersama mitra dari Jepang untuk memastikan setiap penumpang tanpa gejala akan menerima perawatan di Jepang jika mereka tidak bisa naik pesawat," demikian pernyataan Kedubes AS.

Tawaran evakuasi ini tidak berlaku untuk warga AS yang sudah dinyatakan positif virus corona di Jepang, juga bagi mereka yang menunjukkan gejala-gejala virus tersebut. Bagi orang-orang yang tidak bisa ikut dievakuasi, Kedubes AS memastikan mereka akan menjalani perawatan medis di Jepang.

"Pesawat akan mendarat di Amerika Serikat, tepatnya di Pangkalan Udara Travis di California. Beberapa penumpang kemudian akan melanjutkan penerbangan ke Pangkalan Udara Lackland di Texas. Kami akan memberikan informasi soal tujuan akhir Anda sebelum naik pesawat," terang pihak Kedubes AS kepada warganya.

Bagi warga AS yang memilih tidak ikut dievakuasi dengan pesawat charter ini, pihak Kedubes AS menyatakan mereka 'tidak akan bisa kembali ke Amerika Serikat untuk jangka waktu tertentu'. Sejauh ini, ada 218 kasus virus corona yang terkonfirmasi dari kapal pesiar itu.

Halaman

(nvc/jbr)