Pengantin ISIS Asal Inggris Gagal Dapatkan Kembali Kewarganegaraannya

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 08 Feb 2020 11:11 WIB
Shamima Begum Juga Bukan Warga Negara Bangladesh
Shamima Begum (Foto: ABC Australia)

Begum yang sempat dijuluki sebagai 'Pengantin ISIS" itu mengklaim bahwa setelah tiba di wilayah Suriah yang dikuasai ISIS, dirinya menikah dengan seorang anggota ISIS asal Belanda. Keberadaannya diketahui pers setelah dia ditemukan di sebuah kamp pengungsi Suriah pada Februari 2019 lalu, saat itu dia sedang hamil 9 bulan. Bayinya meninggal setelah dilahirkan. Dua anaknya yang lain juga telah meninggal di Suriah.

Kepada awak media, Begum terang-terangan berharap untuk bisa kembali ke Inggris. Kasus Begum memicu perdebatan panas di kalangan netizen. Banyak yang menentang rencana kepulangan Begum ke Inggris. Bahkan publik makin berang ketika Begum menyatakan tidak menyesali keputusannya bergabung dengan ISIS. Bahkan dia tidak mengutuk serangan bom di Manchester Arena pada Mei 2017 serta menyebutnya "pantas" sebagai tindakan balas dendam atas serangan udara terhadap ISIS.


Sampai akhirnya Sajid Javid yang ketika itu menjabat Menteri Dalam Negeri Inggris, mencabut kewarganegaraannya. Begum pun mengambil langkah hukum terhadap Kantor Dalam Negeri pada tahun 2019. Pengacaranya berdalih bahwa kliennya tidak dianggap sebagai warga negara Bangladesh dan karena itu menjadi tidak memiliki kewarganegaraan (stateless) akibat tindakan Kementerian Dalam Negeri Inggris.

Hukum internasional menyatakan larangan untuk membuat seseorang "stateless" dengan mencabut kewarganegaraannya. Tanpa kewarganegaraan, kehidupan seseorang di era modern hampir tak bisa dijalani dengan normal.


Halaman

(ita/ita)