Eks Kepala Kepolisian Filipina Didakwa Korupsi Terkait Operasi Antinarkoba

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 17 Jan 2020 16:05 WIB
Mantan Kepala Kepolisian Filipina, Oscar Albayalde (REUTERS/Dondi Tawatao/File Photo)
Manila - Mantan Kepala Kepolisian Filipina, Oscar Albayalde, dijerat dakwaan korupsi terkait perang melawan narkoba yang digaungkan Presiden Rodrigo Duterte. Albayalde didakwa melindungi para polisi yang terlibat perdagangan narkoba.

Albayalde mengundurkan diri dari jabatannya pada Oktober 2019 lalu saat baru menjabat setahun lebih. Sebagai Kepala Kepolisian Filipina, Albayalde sebelumnya bertugas memimpin perang melawan narkoba yang dilaporkan telah menewaskan ribuan tersangka.

Seperti dilansir AFP, Jumat (17/1/2020), Departemen Kehakiman Filipina dalam pernyataannya menyebut para jaksa telah menemukan 'dasar yang cukup' untuk mendakwa Albayalde atas tindak pidana korupsi.


Dalam dakwaannya, dia dituduh tidak menghukum para polisi yang gagal menunjukkan keberadaan 163 kilogram narkoba dan uang tunai 9,7 juta peso yang disita dari operasi penggerebekan narkoba. Dengan kata lain, Albayalde didakwa melindungi polisi yang terlibat praktik 'daur ulang' narkoba yang menjadi barang bukti (barbuk).

Disebutkan Departemen Kehakiman bahwa 13 polisi lainnya yang terlibat praktik 'daur ulang' narkoba itu akan dijerat dakwaan bervariasi, mulai dari dakwaan perdagangan narkoba, korupsi dan menerima suap atas keterlibatan dalam operasi antinarkoba di Provinsi Pampanga, Manila bagian utara.

Albayalde sebelumnya berulang kali menyangkal telah melindungi para polisi itu atau meraup keuntungan dari narkoba yang disita.


Simak Juga Video "Nunung Lega Usai Beri Kesaksian di Sidang Kurir Narkobanya"

[Gambas:Video 20detik]


Selanjutnya
Halaman
1 2