Eks Tentara Terdakwa Pembunuhan Wartawan Slowakia Mengaku Bersalah

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Selasa, 14 Jan 2020 00:43 WIB
Mantan tentara pembunuh wartawan Slowakia Jan Kuciak, Miroslav Marček. (AP Photo/Petr David Josek/File)
Bratislava - Miroslav Marček mengakui telah membunuh seorang wartawan Slowakia Jan Kuciak dan tunangannya Martina Kusnirova. Kasus pada tahun 2018 itu memicu protes massa hingga Perdana Menteri Robert Fico mundur.

Dilansir The Guardian, Senin (13/1/2020), mantan tentara itu mengatakan kepada pengadilan pidana khusus di Pezinok bahwa dia mengaku bersalah. Pengakuan itu dapat mengurangi hukumannya dari potensi penjara seumur hidup.

"Aku bersalah," Marček mengaku kepada juri dalam pengadilan pidana khusus di Pezinok, kota yang terletak 20 kilometer dari Bratislava dikutip AFP.



"Aku mengetuk pintu, Kuciak membukanya, aku menembaknya di dada," kata Marček.

"Sayangnya, aku melihat satu orang lainnya. Dia lari ke dapur dan aku menembaknya," imbuhnya yang merujuk pada Kusnirova, sebelum meminta maaf kepada keluarga korban.

"Melihat mereka di Tv dan melihat mereka bersedih membuatku menceritakan apa yang terjadi," ujar Marcek. "Aku minta maaf, tapi aku nggak bisa mengulang waktu."



Marček dan tiga orang lainnya didakwa menembak mati Kuciak dan tunangannya, Martina Kusnirova, di rumah mereka dekat Bratislava pada Februari 2018.

Dua terdakwa lainnya, termasuk Marian Kocner, seorang pengusaha yang menjadi tersangka utama membantah sebagai otak pembunuhan dan mengaku tidak bersalah. Sementara satu terdakwa yang menurut polisi membantu Marček melakukan pembunuhan tidak membuat pernyataan di persidangan.



Simak juga video Remisi Pembunuh Wartawan Bali Tuai Kontroversi:

[Gambas:Video 20detik]

(mae/dwia)