Filipina Perintahkan Evakuasi Seluruh Warganya dari Irak

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 08 Jan 2020 13:49 WIB
Rodrigo Duterte saat rapat darurat dengan jajaran pejabat tinggi Filipina untuk membahas evakuasi warga Filipina dari Irak (King Rodriguez/Malacanang Presidential Photographers Division via AP)
Manila - Pemerintah Filipina memerintahkan evakuasi wajib bagi seluruh pekerja asal Filipina dari wilayah Irak. Patroli pantai Filipina mengerahkan kapal ke kawasan Timur Tengah untuk mengevakuasi warga Filipina ke lokasi aman, sebagai antisipasi jika konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran semakin memburuk.

Seperti dilansir Associated Press, Rabu (8/1/2020), Departemen Luar Negeri Filipina dalam pernyataannya menyebut bahwa pemerintah telah menaikkan level waspada di Irak ke level tertinggi, yang mewajibkan setiap warga Filipina untuk segera meninggalkan negara tersebut karena risiko keamanan yang meluas.

Disebutkan Departemen Luar Negeri Filipina bahwa setiap pekerja Filipina yang ada di Irak bisa pergi sendiri atau dibantu oleh majikan mereka atau oleh pemerintah Filipina.


Diketahui bahwa Filipina merupakan salah satu negara Asia yang memiliki populasi besar tenaga kerja asing di Irak. Diperkirakan ada sekitar 1.600 warga Filipina dan keluarga mereka di Irak. Kebanyakan diketahui bekerja pada fasilitas dan perusahaan komersial AS di sana.

Keputusan Filipina mengevakuasi seluruh warganya di Irak ini diumumkan setelah Iran melancarkan serangan rudal terhadap dua pangkalan militer Irak yang menjadi markas tentara AS. Serangan rudal Iran itu merupakan balasan atas serangan drone AS pekan lalu, yang menewaskan Mayor Jenderal Qasem Soleimani.

Presiden Rodrigo Duterte dan para pejabat tinggi Filipina menggelar rapat darurat sejak akhir pekan untuk membahas rencana evakuasi tersebut.
Selanjutnya
Halaman
1 2