Usai Bunuh Jenderal Iran, AS Kirim 3.500 Tentara Tambahan ke Timur Tengah

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 04 Jan 2020 14:07 WIB
Ilustrasi (AP Photo/Baderkhan Ahmad)
Washington DC - Amerika Serikat (AS) akan mengerahkan lebih dari 3.500 tentara tambahan ke kawasan Timur Tengah. Pengerahan ini diumumkan setelah serangan drone militer AS menewaskan Komandan Pasukan Quds pada Garda Revolusi Iran, Mayor Jenderal Qasem Soleimani, di Baghdad, Irak.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (4/1/2019), pengerahan tentara tambahan ini berasal dari Divisi Lintas Udara ke-82 Pasukan Tanggap Global, yang telah mengirimkan ratusan tentara tambahan ke kawasan Timur Tengah pada awal pekan ini saat ketegangan meningkat usai Kedutaan Besar AS di Baghdad diserang.

Juru bicara Departemen Pertahanan AS atau Pentagon menuturkan bahwa brigade Pasukan Cepat Tanggap dari Divisi ke-82 telah diberitahu sejak awal pekan ini bahwa personel mereka akan dikirimkan ke kawasan Timur Tengah.


Pentagon menyebut bahwa sekitar 3.000 hingga 3.500 tentara tambahan akan dikerahkan ke Kuwait dalam waktu dekat.

"Brigade itu akan dikerahkan ke Kuwait sebagai langkah yang pantas dan langkah pencegahan dalam merespons peningkatan level ancaman terhadap personel dan fasilitas AS, dan akan membantu dalam menyusun kembali pasukan cadangan," sebut juru bicara Pentagon.

Disebutkan seorang pejabat AS yang enggan disebut namanya kepada AFP bahwa sekitar 750 tentara telah dikirimkan dari unit itu dan telah tiba di Baghdad, untuk kemudian ditugaskan menjaga keamanan di Kedutaan Besar AS.