18 Orang Tewas Diserang Kelompok Bersenjata di Kongo Timur

Jabbar Ramdhani - detikNews
Selasa, 31 Des 2019 03:09 WIB
ilustrasi penembakan (Foto: AFP)


"Pihak berwenang diberitahu pada hari Minggu malam tentang keberadaan orang-orang yang mencurigakan di barat Oicha," kata seorang aktivis masyarakat sipil di Beni, Teddy Kataliko.


"Kami terus meminta angkatan bersenjata DRC untuk memulai operasi di sisi barat juga, untuk menyelamatkan warga sipil," imbuhnya.

Penduduk setempat juga menggelar demonstrasi di kota Beni. Mereka meminta pasukan penjaga perdamaian PBB MONUSCO menjaga keamanan penduduk.

Milisi ADF terbentuk sebagai pemberontakan yang memusuhi Presiden Uganda Yoweri Museveni. Kelompok ini dibentuk di Kongo timur pada tahun 1995 dan tampaknya telah menghentikan pemberontakan di Uganda. Saat ini milisi ini merekrut orang-orang dari berbagai negara.
Halaman

(jbr/fai)