Israel Perketat Izin, Warga Kristen Gaza Tak Bisa Ziarah ke Betlehem

Danu Damarjati - detikNews
Selasa, 24 Des 2019 15:52 WIB
Hanadi Missak, warga Jalur Gaza, Palestina. (Mahmud Hams/AFP)

Para pemimpin gereja mengatakan izin untuk menyeberang ke Betlehem saat Natal biasanya tidak sesulit seperti sekarang. Kini hanya 1 dari 5 pendaftar yang diizinkan Israel untuk menyeberang.

Wadie Abunassar, penasihat dan juru bicara gereja Tanah Suci, menyatakan sejauh ini baru 192 orang yang diizinkan Israel dari 951 orang pendaftar dari Gaza yang hendak menyeberang ke Betlehem saat Natal. Waktu menunggu hampir habis.

"Kami masih berharap. Kami telah membuat janji dengan banyak lembaga Israel... tapi Natal sudah mulai esok hari," kata Wadie.



Ada lebih dari seribu warga beragama Kristen di Jalur Gaza. Total penduduk Gaza ada sekitar 2 juta, menghuni kawasan sempit sepanjang 40 km.

Sikap Israel yang sulit tahun ini menuai kritik dari kelompok gereja. Namun Israel beralasan ini demi keamanan warga Israel. Mereka takut Hamas yang berkuasa di Gaza bakal menyalahgunakan izin itu untuk menyerang warga Israel. Badan militer Israel yang mengurusi perizinan, COGAT, menjelaskan hal itu.

"Ini berkaitan dengan keamanan," kata COGAT.


Halaman

(dnu/tor)