ICC Akan Selidiki Penuh Dugaan Kejahatan Perang di Wilayah Palestina

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 21 Des 2019 12:07 WIB
Ilustrasi -- Salah satu momen bentrokan warga Palestina dan tentara Israel (AFP PHOTO/MOHAMMED ABED)
Den Haag - Mahkamah Pidana Internasional (ICC) akan melakukan penyelidikan penuh terhadap dugaan kejahatan perang di wilayah Palestina. Langkah ini disambut baik oleh Otoritas Palestina.

Seperti dilansir AFP dan Associated Press, Sabtu (21/12/2019), Otoritas Palestina menyambut baik langkah ICC ini, yang disebutnya sebagai 'langkah yang ditunggu sejak lama' menyusul penyelidikan awal selama lima tahun terakhir oleh jaksa ICC terhadap situasi sejak konflik Gaza tahun 2014.

"Saya meyakini ada dasar yang beralasan untuk melanjutkan penyelidikan terhadap situasi di Palestina," tegas ketua jaksa ICC, Fatou Bensouda, dalam pernyataannya pada Jumat (20/12) waktu setempat.


"Pendek kata, saya yakin bahwa kejahatan perang telah atau tengah berlangsung di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, dan Jalur Gaza," imbuhnya, tanpa menyebut lebih lanjut terduga pelaku kejahatan perang tersebut.

Dituturkan Bensouda, sebelum penyelidikan utuh dilakukan, dirinya akan meminta ICC untuk memutuskan wilayah mana yang memiliki yurisdiksi untuk penyelidikan ini karena masalah hukum dan faktual yang unik dan sangat diperebutkan, yang melekat pada situasi ini'.

"Secara spesifik, saya telah meminta konfirmasi soal 'wilayah' mana yang bisa dijalankan yurisdiksinya oleh pengadilan, dan yang dapat saya selidiki, yang terdiri atas Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, dan Gaza," ucap Bensouda.
Selanjutnya
Halaman
1 2