Boeing Akui 737 MAX Tak Akan Mengudara Hingga Tahun Depan

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 13 Des 2019 16:07 WIB
Puluhan Pesawat Boeing 737 MAX yang di-grounded terparkir di Boeing Field di Seattle, Washington (REUTERS/Lindsey Wasson)

Dalam surat kepada Komisi Pengawasan Kongres AS, FAA menyebut Dickson merasa 'khawatir karena Boeing terus mengejar jadwal kembali-ke-layanan (return-to-service) yang tidak realistis karena penundaan yang terakumulasi akibat berbagai alasan'.

"Yang lebih mengkhawatirkan, administrator (Dickson-red) ingin secara langsung menanggapi persepsi bahwa beberapa pernyataan publik dari Boeing disusun untuk memaksa FAA mengambil tindakan lebih cepat," sebut surat FAA kepada Kongres AS itu.

"Administrator ingin memperjelas bahwa baik FAA maupun Boeing harus meluangkan waktu untuk menjalankan proses dengan benar," imbuh surat tersebut.


Surat FAA ini menegaskan pernyataan Dickson pada Rabu (11/12) yang menyebut FAA tidak akan mampu mensertifikasi Boeing 737 MAX untuk kembali mengudara pada tahun ini, merujuk pada masih banyaknya tahap yang belum dilengkapi.

Dalam wawancara dengan CNBC dan dilansir CNN, Dickson memperkirakan bahwa Boeing 737 MAX masih akan di-grounded hingga tahun 2020. Disebutkan Dickson bahwa masih ada sedikitnya 10 langkah tambahan yang harus dilengkapi sebelum Boeing 737 MAX bisa mengudara lagi.

Dalam pernyataan terpisah, Boeing menyebut Muilenburg telah melakukan pertemuan yang produktif dengan FAA. "Menegaskan kembali dengan FAA bahwa keselamatan merupakan prioritas utama kami dan kami berkomitmen untuk menjawab seluruh pertanyaan FAA saat mereka memeriksa sertifikasi MAX dan persyaratan pelatihan," sebut Boeing.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3