Penembakan di Pangkalan AL Florida, Trump Terima Telepon Raja Salman

Jabbar Ramdhani - detikNews
Sabtu, 07 Des 2019 05:51 WIB
Presiden AS Donald Trump (Foto: ABC Australia)
Presiden AS Donald Trump (Foto: ABC Australia)
Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku telah berbicara dengan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud terkait penembakan di Stasiun Udara Angkatan Laut (AL) di Pensacola, Florida. Trump mengatakan publik Saudi tidak membenarkan penembakan tersebut.

"Raja Salman dari Arab Saudi baru saja menelepon untuk menyampaikan belasungkawa yang tulus dan memberikan simpatinya kepada keluarga dan teman-teman prajurit yang terbunuh dan terluka dalam serangan yang terjadi baru-baru ini, baru pagi ini di Pensacola, Florida," kata Trump seperti dilansir AP, Sabtu (7/12/2019).

"Raja mengatakan orang-orang Saudi sangat marah dengan tindakan biadab penembak, dan bahwa orang ini dalam cara apa pun tidak mewakili bentuk perasaan orang-orang Saudi yang mencintai orang-orang Amerika," tambahnya.


Peristiwa penembakan itu terjadi pada Jumat (6/12) di sebuah bangunan ruang kelas. Seorang pejabat AS mengatakan serangan itu menewaskan tiga orang dan juga pelaku penembakan.

Sementara dua pejabat AS yang meminta tak disebutkan namanya mengatakan pelaku penembakan ialah letnan dua di Angkatan Udara Saudi. Pelaku ialah salah satu siswa yang mengikuti sekolah penerbangan di pangkalan itu. Militer dari seluruh dunia menghadiri Stasiun Udara Angkatan Laut di Pensacola untuk pelatihan penerbangan.

Selanjutnya
Halaman
1 2