Kembali Dituduh Coba Sodomi Mantan Asisten, Anwar Ibrahim Tidak Terkejut

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 06 Des 2019 15:33 WIB
Anwar Ibrahim (Foto: REUTERS/Lai Seng Sin)
Anwar Ibrahim (Foto: REUTERS/Lai Seng Sin)
Kuala Lumpur - Politikus terkemuka Malaysia, Anwar Ibrahim mengaku tidak terkejut atas munculnya tuduhan bahwa dirinya mencoba melakukan kekerasan seksual pada mantan asistennya, Muhammed Yusoff Rawther.

Anwar mengatakan dirinya tidak kaget akan level politik kotor yang diarahkan padanya menjelang kongres partainya, Partai Keadilan Rakyat (PKR) akhir pekan ini.

"Ini sudah menjadi budaya di negara ini dan itu menjijikkan. Saya mendengar tentang hal ini bulan lalu, itu bukan hal baru ... dan upaya untuk mencoba dan mempengaruhi atau menyuap ... apapun ... ini adalah politik yang paling buruk dan membutuhkan keuletan tujuan dan keberanian untuk melanjutkan dengan agenda yang lebih besar," kata Anwar kepada para wartawan ketika ditanya apakah dia menduga akan ada lebih banyak serangan seperti ini menjelang atau selama kongres partai.


Sebelumnya dalam sebuah pernyataan, Anwar membantah tuduhan bahwa dia mencoba memaksa Yusoff untuk melakukan aktivitas seksual. Anwar menyebutnya sebagai fitnah tak berdasar.

"Saya menyangkal secara tegas fitnah tak berdasar ini," tegas Anwar yang kini menjabat Ketua PKR yang berkuasa di Malaysia, dalam pernyataannya.

Selanjutnya
Halaman
1 2