detikNews
2019/12/03 09:51:25 WIB

Rusia Tolak Serahkan 1 Tersangka Jatuhnya MH17 kepada Belanda

Novi Christiastuti - detikNews
Halaman 1 dari 2
Rusia Tolak Serahkan 1 Tersangka Jatuhnya MH17 kepada Belanda Rudal Buk yang digunakan untuk menembak jatuh MH17 (Dok. REUTERS/Francois Lenoir)
Amsterdam - Rusia menolak untuk menyerahkan tersangka dalam kasus penembakan jatuh pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH17 kepada otoritas Belanda. Hal ini disebut otoritas Belanda sebagai pelanggaran perjanjian ekstradisi Eropa.

Seperti dilansir Associated Press dan Channel News Asia, Selasa (3/12/2019), jaksa-jaksa Belanda menyebut Rusia dengan sengaja membiarkan Volodymyr Tsemakh, tersangka dalam kasus jatuhnya MH17 pada 2014 lalu, untuk meninggalkan Rusia. Padahal diketahui Belanda meminta Rusia untuk menyerahkannya.

Jaksa Belanda telah mengumumkan Tsemakh sebagai salah satu tersangka dalam kasus jatuhnya MH17 yang menewaskan 298 penumpang dan awak.


Pada 17 Juli 2014 lalu, pesawat jenis Boeing 777 itu tengah mengudara dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur, Malaysia saat ditembak jatuh dengan rudal Buk di atas wilayah Ukraina bagian timur yang saat itu dikuasai pemberontak pro-Moskow.

Sebuah tim penyidik internasional telah menyimpulkan bahwa rudal dan peluncur yang digunakan untuk menembak jatuh MH17 berasal dari brigade Rudal Anti-Pesawat ke053 pada militer Rusia, yang bermarkas di kota Kursk, Rusia.

Penyelidikan internasional terhadap kasus MH17 dipimpin oleh jaksa-jaksa Belanda karena nyaris 200 korban tewas di antaranya merupakan warga Belanda.

Foto tersangka kasus MH17Foto tersangka kasus MH17 Foto: REUTERS/Eva Plevier



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com