Vatikan Kritik AS yang Tak Lagi Anggap Permukiman Israel Ilegal

Vatikan Kritik AS yang Tak Lagi Anggap Permukiman Israel Ilegal

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 21 Nov 2019 13:36 WIB
Ilustrasi -- Permukiman Israel di wilayah Tepi Barat (BBC World)
Ilustrasi -- Permukiman Israel di wilayah Tepi Barat (BBC World)
Vatican City - Vatikan mengkritik keputusan Amerika Serikat (AS) untuk tidak lagi menganggap permukiman Israel di wilayah Palestina ilegal. Vatikan meminta hak-hak warga Palestina juga ikut dihormati.

Seperti dilansir AFP, Kamis (21/11/2019), kritikan itu disampaikan oleh otoritas Vatikan atau yang biasa disebut sebagai Takhta Suci dalam pernyataan terbaru pada Rabu (20/11) waktu setempat.


Tanpa menyebut langsung AS, Takhta Suci menekankan bahwa keputusan terbaru AS itu membahayakan upaya perdamaian untuk konflik Israel-Palestina.

"Keputusan terbaru ... berisiko merusak proses perdamaian Israel-Palestina lebih lanjut dan stabilitas kawasan yang sudah rapuh," demikian pernyataan Vatikan.

"Takhta Suci menegaskan posisinya bahwa solusi dua negara untuk kedua pihak sebagai satu-satunya cara untuk mencapai solusi sepenuhnya bagi konflik lama ini," tegas Vatikan.


Sebelumnya pada Senin (18/11) lalu, Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, mengumumkan bahwa AS tidak lagi menganggap permukiman Yahudi yang dibangun oleh Israel di atas wilayah Palestina sebagai hal yang 'pada hakikatnya, inkonsisten dengan hukum internasional'.
Selanjutnya
Halaman
1 2