Polisi Hong Kong Terkena Anak Panah yang Dilepaskan Demonstran

Polisi Hong Kong Terkena Anak Panah yang Dilepaskan Demonstran

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 18 Nov 2019 09:37 WIB
Demonstran Hong Kong menggunakan busur panah dalam bentrokan dengan polisi pada Minggu (17/11) (AP Photo/Kin Cheung)
Demonstran Hong Kong menggunakan busur panah dalam bentrokan dengan polisi pada Minggu (17/11) (AP Photo/Kin Cheung)
Hong Kong - Seorang demonstran di Hong Kong menggunakan busur panah dalam aksi protes pada Minggu (17/11) waktu setempat. Satu panah yang dilemparkan demonstran mengenai seorang polisi Hong Kong, tepatnya di bagian kaki.

Seperti dilansir AFP, Senin (18/11/2019), foto-foto yang dirilis ke publik menunjukkan sebuah anak panah menancap di bagian betis seorang polisi Hong Kong. Sang polisi yang tidak disebut identitasnya itu terkena panah saat bertugas di lokasi bentrokan sengit di sekitar Universitas Politeknik Hong Kong.

Kepolisian Hong Kong mengonfirmasi insiden ini dalam pernyataan via Twitter. "Sekitar pukul 14.00 waktu setempat, seorang anggota Satuan Kader Penghubung Media terkena sebuah anak panah di bagian betis," demikian pernyataan Kepolisian Hong Kong.


Polisi yang terluka kena anak panah itu telah dilarikan ke rumah sakit dalam keadaan sadar.

"Para perusuh terus menduduki ruas-ruas jalanan di luar Universitas Politeknik Hong Kong dan menyerang polisi dengan menggunakan senjata-senjata mematikan termasuk batu bata, bom molotov dan anak panah," imbuh pernyataan Kepolisian Hong Kong.

Dalam bentrokan pada Minggu (17/11) waktu setempat, kelompok demonstran yang berpakaian serba hitam yang disebut 'braves' melemparkan bom molotov ke arah kendaraan meriam air milik posisi. Beberapa demonstran juga melepas tembakan ke polisi dengan busur panah. Disebutkan bahwa para demonstran sempat berlatih menggunakan panah dalam beberapa hari terakhir.

Seorang polisi Hong Kong terkena anak panah yang ditembakkan demonstranSeorang polisi Hong Kong terkena anak panah yang ditembakkan demonstran Foto: Hong Kong Police Dept. via AP

Selanjutnya
Halaman
1 2