Tembakan Polisi dalam Unjuk Rasa Butakan Ratusan Demonstran Chile

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 15 Nov 2019 18:13 WIB
Seorang demonstran di Chile yang luka-luka dievakuasi (AP Photo/Esteban Felix, File)
Seorang demonstran di Chile yang luka-luka dievakuasi (AP Photo/Esteban Felix, File)
Santiago - Warga Chile terbiasa melihat bentrokan sarat kekerasan antara polisi dan demonstran. Namun yang terbaru membuat warga terguncang, yakni ratusan demonstran buta sebelah karena terkena tembakan senapan pelet yang dilepaskan polisi Chile.

Seperti dilansir Associated Press, Jumat (15/11/2019), badan medis utama Chile menyebut sedikitnya 230 orang kehilangan penglihatan setelah tembakan mengenai salah satu mata mereka dalam bentrokan sejak bulan lalu. Unjuk rasa di Chile memprotes kesenjangan dan layanan sosial yang lebih baik.

Dari jumlah tersebut, sedikitnya 50 orang akan membutuhkan mata prostetik. "Ini berarti bahwa para pasien tidak hanya kehilangan kemampuan melihat, tapi kehilangan mata mereka yang sebenarnya," sebut Dr Patricio Meza yang merupakan Wakil Presiden Medical College of Chile.


Lebih lanjut disebut Meza bahwa para korban yang kehilangan penglihatan rata-rata berusia 30 tahun. Dalam 80 persen kasus tersebut, kerusakan penglihatan disebabkan oleh dampak timah atau proyektil karet terhadap mata mereka.

"Kita menghadapi krisis kesehatan yang sesungguhnya, keadaan darurat medis mengingat situasi beberapa hari ini, dalam tiga pekan, kita mendapatkan jumlah kasus tertinggi melibatkan komplikasi okuler yang serius karena tembakan di mata," sebut Meza.

Diketahui bahwa unjuk rasa dimulai para mahasiswa sejak 18 Oktober ini, awalnya memprotes tarif kereta bawah tanah dan meluas menjadi gerakan yang lebih besar dengan daftar tuntutan terkait kesenjangan besar antara warga miskin dan kaya di Chile. Demonstran menyerukan reformasi di banyak sektor mulai dari layanan kesehatan, pendidikan, sistem pensiun dan bahkan konstitusi yang disusun sejak era diktator militer tahun 1980-an silam.

Bentrokan antara demonstran dan polisi di ChileBentrokan antara demonstran dan polisi di Chile Foto: AP Photo/Esteban Felix

Selanjutnya
Halaman
1 2